Batam,WBN- Akitivitas sosial dari pengelola pedagang kaki lima welcome to Batam (WTB) dinilai kurang berpihak kepada para UMKM pasalnya lapak kawasan wisata kuliner ada dugaan pungli jual-beli lapak yang seharusnya diberikan cuma- cuma.(23/08/22)
Informasi didapat dari pedagang yang tergabung dalam Perkumpulan pedagang kaki lima welcome to Batam inisial Ar mengatakan, lapak-lapak di WTB dijual oleh pihak pengelola dengan angka nominal 10 juta sampai 20 juta, ujarnya
Lanjutnya, kronologi nya para pedagang diwajibkan membayar lapak mereka jualan, setelah membayar Bru diberikan Kartu Tanda anggota dan dibebani biaya bulanan diluar iuran sampah plus listrik.
Saat media mempertanyakan pengurus perkumpulan pengelolaan pedagang kaki lima welcome to Batam ismi mengatakan, untuk uang operasional tentu nya ada bang ,ujar ismi saat dikonfirmasi via WhatsApp
Uang operasional lapangan kita pakai untuk kebersihan, pakai jasa kebersihan tentu tidak gratis dong, apalagi pengankutan sampah untuk dibuang ke TPA, tegasnya
Dinfokan lagi oleh ismi, isu tentang jual-beli lapak merupakan bentuk kudeta yang ingin menjatuhkan sebuah perkumpulan kita dan ingin mengelolaan atas lahan dikelola oleh pihak lain.
Karena lahan tersebut bukanlah sewa atau lahan pribadi dan bukan dikelola oleh sekelompok preman, karena lahan di WTB hanya dimanfaatkan pedagang sebelum digunakan pemerintah setempat
Jadi wajar bang kalau isu- isu seperti ini sudah lama di hembukan agar bisa dikelola olehpihak luar, pungkasnya
Hingga berita ini terbit kami masih melakukan penggalian informasi lebih mendalam.
















