Batam, WBNews – Pasca pengunkapan penyelundupan balpres pada bulan Februari 2023 tidak menyurutkan para Mafia Sampah untuk terus mengimpor Balpres beserta barang elektronik, baik lewat jalur yang terbilang resmi maupun jalur tidak resmi, seperti salah satu Mafia yang berkamuflase dengan mendirikan koperasi pedagang seken dikawasan Taras Batam center.(5/3/23)
Menurut keterangan Direktur Krimsus Polda Kepri, Kombes Pol Nasriadi, Kamis (16/2) pemerintah pusat telah mengeluarkan PERMENDAG NO 18 TAHUN2021 yaitu melarang barang bekas pakaian impor dari luar masuk ke dalam negeri dengan alasan melindungi kepentingan umum. Ujarnya
Dalam penggalian informasi didapati Teknik para mafia Balpres dan elektronik dalam melakukan impor,
Pada hari Sabtu (4/3/23) tengah turun berkarung karung, yang diduga Balpres dan barang elektronik berada dalam kawasan pertokoan Taras Batam center.
Saat media melakukan komunikasi terhadap pemilik usaha dan juga sebagai ketua Asosiasi pedagang barang seken’ Ricardo ,tampak emosi saat menyambut kedatangan kami .
Ditegaskan oleh Ricardo,”Kami ada badan hukum yang menaungi kegiatan ini.Tegasnya
“Saya sering menghalau masa terhadap wartawan apabila menyoroti kegiatan ini, ungkapnya
Kalau Abang mau konfirmasi, besok saja langsung ketemu sama pengurus, kami disini hanya cari makan saja , tolong pikirkan dampaknya apabila kegiatan ini sampai ditiadakan .
Lain halnya dengan aktifis pemerhati lingkungan Paulus lein,S.pd mengatakan,Masuknya barang kategori balpres dan mesin bekas atau elektronik rumah tangga bebas diperjualbelikan dibatam,
perlu diketahui bahwa barang yang diimpor ke dalam negeri harus dalam keadaan baru, tidak boleh bekas. Ketentuan itu diatur dalam Permendag 20/2021. Pasal 18 sangat jelas menyebutkan setiap importir wajib mengimpor barang dalam keadaan baru.
Saya melihat ada oknum yang bermain dalam aktivitas ilegal , mulai dari cara mendatangkan barang sampai cara menjualnya semua dilakukan terang terangan seakan akan yang mereka lakukan Resmi. Pungkasnya
(Fajar)
















Discussion about this post