Batam, WBNews–Bisnis gerai MIXUE mulai menjamur Sehingga pemilik bisnis terlalu berfokus mencari profit sampai melalaikan izin pengelolaan sampah non organik,salah satunya gerai MIXUE yang Komplek tisenia sentra niaga blok C Kel patam lestari Sekupang kota Batam, mereka membuang sisa hasil produksi secara sembrono.
Info didapat dari masyarakat sekitar kompleks inisial R, mengatakan gerai MIXUE ini sudah lama beroperasi, dari semenjak dibuka hingga kini tempat bak sampah non organik tidak ada, ujarnya
Saat media mempertanyakan kepada penanggung jawab gerai mixue Batam, Jason yanx mengatakan, Itu botolan plastik sama kaleng pak bukan sampah pak,kalau sampah biasa didepan ruko pak.ujar jason
Dijelaskan olenya, itu kaleng sama botol dan kardus untuk barista kami, rencananya akan dijual pak, dan uangnya pun untuk mereka bagi-bagi pak, imbuhnya
Lainhal dengan pemerhati lingkungan hidup kota Batam, Budiman Sitompul mengatakan, seharusnya pihak gerai mixue mematuhi peraturan pemerintah tentang lingkungan hidup.tegas tom
Permasalahan lingkungan yang terjadi di Indonesia terus bermunculan di tengah industri 4.0. Dinamika perkembangan berbagai sektor tidak luput dari limbah yang dihasilkan salah satunya limbah anorganik.
Saya meminta pihak dinas lingkungan hidup untuk segera turun dan meninjau lokasi penimbunan sampah anorganik, untuk memberikan sanksi tegas kepada gerai mixue, pungkasnya















