Yanuar kecewa Lahan 2000 Meterpersegi dihargai 3 juta
Batam, WBNews- lahan tebas Yanuar seluas 2000 meter persegi dikelola sejak tahun 1997, namun saat ini lahan tersebut telah diklaim oleh pemilik hotel dan Mini Market TOP ONE di kawasan kavling senjulung kabil Nongsa.
Info didapatkan dari pengelola lahanatas nama Yanuar,Diceritakan olehnya pada tahun 1997 dia mendapatkan lahan 2000 meterpersegi dan mulai digarap lahan kosong tersebut dengan menanam beberapa pohon dan membuat sumur untuk kepentingan masyarakat.
Saat itu banyak juga lahan yang dikelola oleh masyarakat dan sudah di selesaikan, namun berbeda dengan saya, yang seakan semena-mena mereka menekan saya . ungkap yanuar
Saat ini semua sudah saya serahkan sama kuasa hukum saya di YLBH ROGATE , ujarnya
Saat media mencoba konfirmasi kepada pemilik PL PT bumipiayu indah belum ada tanggapan
Media mencoba berkomunikasi dengan kuasa hukum Yanuar, DR. Paringotan Malau ,S.H.MH Mengatakan, benar kami adalah yayasan lembaga bantuan hukum progatif yang diminta saudara Yanuar untuk mendampingi kepentingan hukum. Tegasnya
Ditegaskan olehnya PT Bumiayu indah mengklaim kepemilikan lahan 2.000 meter persegi yang berada di kavling RT 01 RW 10 Kelurahan Nongsa.
“menurut pengakuan saudara Yanuar lahan itu ditebas pada tahun 1997 kemudian diolah dengan cara menanam pohon dan membuat sumur untuk kepentingan masyarakat sekitar .
Menurut Perka BP Batam no 26 tahun 2021 pasal 44 diterangkan apabila lahan yang sudah diusahakan dan tidak dipergunakan atau tidak dimanfaatkan maka akan dilakukan peringatan dan pembatalan.
Jangan jangan lahan tersebut sudah dieluasi krena terindikasi lahan terlantar, pungkasnya
















Discussion about this post