Batam, wbnnews- Menyikapi persoalan kinerja Dinas Lingkungan Hidup kota Batam beberapa aktivis lingkungan pun angkat bicara terkait dengan pabrikasi kapal fiber mewah di sungai lekop, hingga kini pihak DLH belum berikan sangsi apa pun.(28/10/23)
Aktivis lingkungan hidup Budiman Sitompul menyangkan dengan sikap diam kepala dinas lingkungan hidup yang terkesan menutup diri , sebenarnya ada apa ini, ujarnya
Seharusnya pihak Dlh berterima kasih kepada kami ini atas laporan yang kita berikan, bukan malah menghindar atau memblok no telp wartawan. Tegasnya
“Saya menduga ada permainan apa ini antara pemilik perusahaan kapal Fiber dengan pihak steakholder, dan dugaan saya apa memang ada upeti sehingga pihak dlh tidak berani memperkarakannya Keranah hukum yang sesuai dengan UU no 32 tentang lingkungan hidup.imbuhnya
Lain halnya dengan kasi penindakan Noviandra mengatakan, kami sudah cek kelokasi dan untuk saat ini kami hentikan kegiatan pabrikasi tersebut, Untuk sangsi kami harus rapat kan dengan pimpinan .
Pemerhati lingkungan hidup Parlaungan Siregar mengatakan, seharusnya ketika ada segel oleh DLH Kota Batam tidak diperbolehkan adanya aktivitas tersebut, pungkasnya
















Discussion about this post