Bukan hal baru lagi jika agenda besar 5 (lima) tahunan, yakni pemilihan umum (Pemilu) menjadi lorong satu-satunya bagi setiap orang untuk bisa melenggang sebagai wakil rakyat alias jadi legislator di gedung DPR, DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, bahkan menjadi senator di Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
AKBP ARWIN S.H seorang purnawirawan anggota polri dengan pangkat terakhir AKBP (Ajun komisaris besar polri) ingin mengabdikan dirinya sebagai legislatif provinsi kepulauan Riau
Arwin,S.H pernah bertugas dinas polri selama 38 tahun 8 bulan tanpa cacat,selama berdinas dapat melaksanakan tugas dengan baik,
setelah selesai menjalani masa bakti dipolri, Arwin ikut meluangkan waktu untuk terjun bermasyarakat.
Kompetisi calon legislatif (caleg) ini pun bagian dari momentum untuk Pemilu tahun 2024 kali ini. Terlebih kehadiran banyak partai politik (parpol), telah membuka sebesar-besarnya peluang bagi setiap warga negara untuk dapat menjadi calon wakil rakyat.
Putra daerah yang dipercaya oleh Partai Gelora untuk kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yaitu ARWIN,S.H
ARWIN diprediksi menjadi generasi yang mewarnai kancah politik daerah, pada Kesempatan tersebutlah yang membuat harapan besar bagi masyarakat Kepri bila mana beliau duduk
ARWIN dinilai mampu membawa perubahan dan hal-hal baru bagi seniornya di partai politik GELORA
“Hadirnya ARWIN saat ini juga akan memberi gambaran dan arah terkait bagaimana kita akan menghadapi gelaran pemilu berikutnya di 2024 sampai 2029
Sementara, ramainya orang menjadi caleg ini tentu memicu banyak pikiran dan pandangan yang menyebutkan sisi mana enaknya menjadi wakil rakyat, sehingga memacu orang berkompetisi memperebutkan kursi empuk yang disediakan.
Konon, salah satu pikiran mendasar orang yang bermimpi menjadi wakil rakyat, yakni tergiur dengan gaji yang besar, meski tidak semua tingkatan sama, dimana gaji wakil rakyat di DPR RI, DPD tentu lebih besar di atas DPRD Provinsi atau DPRD kabupaten/kota.
Belum lagi kerap dihembuskannya soal kenaikan penghasilan bahwa gaji anggota dewan yang terhormat pada semua tingkatan bisa mencapai tiga kali lipat. Kondisi ini pula yang membuat ketertarikan orang merasakan bisa jadi wakil rakyat.
Namun bagi kandidat partai GELORA menafikan money Politik yang akan menyengsarakan rakyat

















Discussion about this post