Batam, wbnnews -Pada tanggal 13-14 Mei 2024, Hotel Aston Batam menjadi saksi dari acara penting dalam dunia jurnalistik dengan adanya Pelantikan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dan program kompetensi wartawan yang diselenggarakan secara bersamaan.
Acara ini yang diagendakan dan akan dihadiri oleh Kepala BP Batam yang sekaligus Walikota Batam, bersama Forkopimda Kota Batam.
Saat media wbnnews menyambangi dikantor DPC SPRI Batam Ruko Tiban Hills Batam, ketua SPRI Batam Junpa Siregar. SE, Mengatakan, pentingnya peran wartawan dalam menjaga integritas, independensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) yang akan diikuti 14 orang wartawan dengan skema wartawan Utama, Madya dan Muda.
Ajang untuk meningkatkan kompetensi wartawan dengan menghadirkan beberapa pembicara ahli dalam bidang jurnalistik. Materi yang disampaikan antara lain adalah tentang pemberitaan yang beretika, penulisan berita yang informatif dan mendalam, serta teknik wawancara yang efektif.
Setelah itu, dilakukan prosesi pelantikan kepengurusan DPC SPRI Batam yang diikuti oleh para wartawan yang telah memenuhi persyaratan dan komitmen untuk mematuhi kode etik jurnalistik yang berlaku. Prosesi ini menjadi momen bersejarah bagi para anggota baru yang siap mengabdikan diri dalam dunia pers.
Dijelaskan olehya, kehadiran DPC SPRI Batam akan selalu mendukung dan sekaligus mengkritik kepada pemerintah apabila masyarakat Batam di zholimi oleh penguasa.
Acara ini juga menjadi momentum penting bagi pemerintah kota Batam agar selalu berhati hati dalam memberikan kebijakan .
Lain halnya dengan Sekjen DPC SPRI Irawan,S.E mengatakan, dalam wadah para wartawan ini diharapkan untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas jaringan kerja.
Dengan semangat persatuan dan profesionalisme, diharapkan dunia jurnalistik di Indonesia semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Batam khususnya.
Diceritakan olehya,Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) adalah organisasi pers yang lahir sejak tahun 1999 sebelum Dewan Pers dan Departemen Penerangan RI dibubarkan.
Beberapa tokoh pendiri SPRI diantaranya Lexy Rumengan, Andi Makbul (almarhum), Brigjen (Purn) TNI Soetjipto (almarhum), dan Johny Tumimomor(almarhum) ketika itu mendirikan wadah perjuangan pers yang diberi nama Serikat Pers Republik Indonesia.
Organisasi SPRI secara resmi dinyatakan sebagai organisasi Terdaftar di Departemen Dalam Negeri melalui SURAT KETERANGAN TERDAFTAR Nomor : 16 Tahun 2000/DIV tertangal 28 Januari 2000 yang ditandatangani Direktur Pembinaan Masyarakat atas nama Dirjen Sospol Depdagri, Prof. DR. Ermaya Suriadinata, MSi dan saat ini SPRI Pusat diketuai oleh Heintje Gronstson Mandagie, pungkasnya
(Fajar)

















Discussion about this post