Batam, wbnnews-– Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. DR. Rolas Budiman Sitinjak, S.H., M.H., seorang aktivis lingkungan, pengacara, dan pengamat kebijakan publik, menyebutkan sejumlah kasus yang menunjukkan kurangnya profesionalisme KLHK dalam menjalankan tugasnya.(24/5/24)
DR. Rolas mengkritik berbagai tindakan KLHK yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya. Salah satu kasus yang menjadi sorotan utama adalah penahanan paspor kru kapal tanker Arman.
DR. Rolas menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan merupakan wewenang KLHK dan mencerminkan ketidaktertiban administratif serta pelanggaran terhadap hak asasi para kru.
“KLHK seharusnya fokus pada tugas pokok dan fungsinya dalam menjaga lingkungan hidup dan hutan, bukan malah terlibat dalam urusan yang berada di luar kewenangannya,” ujar DR. Rolas. Ia menambahkan bahwa tindakan seperti ini merusak citra KLHK dan menimbulkan pertanyaan tentang kapasitas mereka dalam menjalankan mandat lingkungan hidup dengan benar.
DR. Rolas juga menyoroti sejumlah kasus lain yang mencerminkan kurangnya profesionalisme di tubuh KLHK. Menurutnya, ada beberapa laporan mengenai penanganan kasus-kasus lingkungan yang berjalan lamban dan tidak transparan. “Kami butuh KLHK yang lebih responsif dan bertindak berdasarkan aturan hukum yang jelas, bukan yang melakukan tindakan sepihak yang justru menambah masalah,” tegasnya.
Sorotan ini bukan pertama kalinya dialamatkan kepada KLHK. Sebelumnya, berbagai organisasi lingkungan dan masyarakat sipil juga telah mengkritik kinerja KLHK, terutama terkait pengawasan terhadap perusahaan yang melakukan aktivitas penambangan dan perkebunan di area hutan lindung.
Pihak KLHK sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang dilontarkan oleh DR. Rolas. Namun, kasus penahanan paspor kru kapal tanker Arman ini tampaknya akan menjadi ujian besar bagi kementerian tersebut untuk memperbaiki citra dan kinerjanya di mata publik.
Masyarakat dan para pengamat kini menunggu langkah konkret dari KLHK untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dan meningkatkan profesionalisme dalam setiap tindakannya. Kinerja KLHK yang lebih baik dan transparan diharapkan dapat menjawab berbagai kritikan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.
Penulis
(Fjr)
















