
Batam, wbnnews – Jefridin Hamid, seorang sekretaris daerah (Sekda) dan juga tokoh masyarakat yang dikenal karena kiprahnya di berbagai organisasi sosial, baru-baru ini mengunjungi sahabat lamanya, Bambang Yulianto, yang tengah berjuang melawan kanker pipi. Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman Bambang di Perumahan Griya Permata, Batuaji.
Bambang Yulianto, yang kondisinya sangat memprihatinkan dengan benjolan besar di wajah sebelah kirinya, telah mengalami keterbatasan penglihatan akibat penyakit yang dideritanya.
Sebagai Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid memberikan dukungan moral dan materi untuk kesembuhan sahabat lama.
Kedekatan antara Jefridin dan Bambang sudah terjalin sejak lama. Mereka pernah bersama-sama menjadi pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Batam pada tahun 1997.
Persahabatan ini membuat Jefridin merasa terpanggil untuk memberikan dukungan langsung ketika mengetahui kondisi Bambang.
“Kunjungan ini adalah bentuk solidaritas dan dukungan saya untuk sahabat lama. Saya berharap, dengan semangat dan doa dari banyak pihak, Bambang dapat melalui masa-masa sulit ini,” ujar Jefridin Hamid.
Bambang Yulianto dijadwalkan akan menjalani pengobatan kemoterapi di salah satu rumah sakit di Kota Malang. Keluarga berharap, dengan perawatan intensif ini, kondisi Bambang akan berangsur membaik.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan dari Pak Jefridin. Ini sangat berarti bagi kami, ujar Bambang
Bambang yang saat ini sangat membutuhkan semangat dan dukungan,” ungkap salah satu anggota keluarga Bambang.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen pertemuan dua sahabat lama, tetapi juga menjadi simbol kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan dukungan dari sahabat dan keluarga, Bambang Yulianto diharapkan dapat memperoleh kekuatan untuk menjalani pengobatan dan meraih kesembuhan. Semangat kebersamaan dan kepedulian seperti yang ditunjukkan oleh Jefridin Hamid menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk selalu peduli dan membantu sesama.


















Discussion about this post