Batam – Direktur PT Cipta Karya Bangun Bersama (CKBB), Agustian Haratua, mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh PT Ood Era Mandiri (OEM). Menurut penuturan nya setelah menyelesaikan pekerjaan repair asphalt di lima titik lokasi di Batam, pihaknya belum menerima pembayaran atas pekerjaan tersebut hingga saat ini.
Agustian menjelaskan bahwa proyek repair asphalt tersebut awalnya diberikan oleh PT Batam Invest Cakrawala (BIC) kepada PT OEM. Selanjutnya, PT OEM mendistribusikan proyek tersebut kepada PT CKBB. Namun, meski PT BIC telah melunasi pembayaran kepada PT OEM, pihak PT OEM justru tidak melakukan pembayaran kepada PT CKBB.
“Saya kecewa karena sudah lama menunggu pembayaran yang tidak kunjung diterima. Saya sudah berusaha mencari jalan damai, tetapi tidak ada hasilnya. Akhirnya, dengan berat hati, saya memutuskan melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib pada 16 Juli 2024,” ujar Agustian kepada media.
Namun, menurut Agustian, hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang jelas dari pihak Kepolisian Resort Barelang terkait laporan tersebut. “Saya berharap laporan ini segera diproses. Saya hanya ingin mendapatkan keadilan atas kerja keras yang sudah kami lakukan,” tambahnya.
Kasus ini menjadi sorotan, terutama karena melibatkan beberapa perusahaan besar di Batam. Agustian juga meminta agar pihak yang berwenang serius menangani kasus ini agar tidak ada pihak lain yang mengalami hal serupa di masa depan.
Media mencoba berkomunikasi ke pihak PT OEM namun direktur PT tersebut tidak bersedia dipublikasikan.
Fajar

















Discussion about this post