Wbnnews – Basri (54), warga Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, tewas akibat ditembak oleh Otoritas Maritim Malaysia di perairan Malaysia. Selain Basri, empat pekerja migran Indonesia lainnya turut menjadi korban, dengan empat di antaranya mengalami luka-luka.
Keluarga korban mengecam tindakan aparat Malaysia yang dianggap berlebihan. Adik kandung Basri, Azra’i (50), menyatakan permintaan keadilan kepada pihak Malaysia. “Ya, kami minta keadilan,” ucap Azra’i saat diwawancarai melalui sambungan telepon (29/1/2025).
Azra’i menegaskan bahwa keluarga memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah Indonesia untuk menangani kasus ini. Ia juga menginformasikan bahwa jenazah abangnya dijadwalkan dipulangkan ke Indonesia pada Rabu (28/1/2025) dan akan dibawa ke kampung halaman di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat. Namun, hingga kini, belum ada kepastian mengenai waktu kedatangan jenazah di rumah duka.
Pihak keluarga berharap agar pemerintah Indonesia dapat memastikan penegakan hukum terhadap pelaku penembakan dan memberikan keadilan bagi korban.
















