Batam, wbnnews – Revitalisasi lingkungan di kawasan Panglong, Kelurahan Nongsa, mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Area yang dulunya berupa kolam raksasa sedalam 20 meter kini telah berubah menjadi daratan setelah dilakukan penimbunan menggunakan tanah hasil pencucian dari proyek pertahanan militer Angkatan Udara Hang Nadim.
Tokoh masyarakat Panglong, Rijal, mengungkapkan rasa syukurnya atas upaya ini. “Kami sangat bersyukur dengan adanya pemberian tanah timbun dari proyek pertahanan militer. Ini membantu kami menutup area yang dulunya berbahaya dengan biaya yang lebih murah,” ujarnya.
Rijal juga menjelaskan bahwa teknik yang digunakan dalam penimbunan ini cukup unik. “Tanah dari proyek pertahanan militer kami cuci di sini untuk memisahkan lumpur dan pasirnya. Pasir yang dihasilkan bisa kami jual untuk biaya operasional kawan-kawan yang bekerja dalam proyek ini,” tambahnya.
Dari Kolam Mematikan Menjadi Daratan yang Aman
Revitalisasi ini dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sebelumnya, kolam besar di kawasan Panglong telah menelan korban jiwa hingga sembilan orang pada tahun 2019. Kondisi ini membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya perubahan.
“Sekarang abang lihat sendiri, setelah kita timbun dengan lumpur hasil pencucian tanah, toh lumpurnya bisa mengeras dan menjadi padat. Ini jauh lebih aman dibandingkan dulu,” jelas Rijal.
Penimbunan ini sempat menuai kritik dari beberapa pihak yang menganggapnya sebagai tindakan merusak lingkungan. Namun, masyarakat Panglong menegaskan bahwa yang mereka lakukan bukanlah perusakan, melainkan revitalisasi lingkungan. “Dulu area ini terbengkalai, kini kami mengubahnya menjadi daratan yang lebih bermanfaat,” tegasnya.
Selain itu, Rijal juga menepis anggapan bahwa lokasi penimbunan berada di kawasan hutan lindung. “Lahan ini merupakan PL dari PT Seluler, bukan hutan lindung. Kami hanya berusaha memperbaiki lingkungan agar lebih layak untuk ditempati dan tidak membahayakan masyarakat,” katanya.
Revitalisasi ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi warga sekitar serta meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan mereka. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pihak terkait, Panglong Nongsa kini tidak lagi menjadi ancaman, melainkan lahan yang memiliki nilai guna lebih tinggi.
Editor Iwan Fajar
















Discussion about this post