Batam, wbnnews- Aktivitas pengiriman sembako melalui jalur tak resmi kembali terpantau di pelabuhan tikus Kampung Tua Dapur 12, Batam. Sebuah kapal kayu bernama Cahaya Firman kedapatan mengangkut beras yang dilangsir dari truk Fuso dalam proses pemindahan yang mencurigakan. Dugaan kuat menyebutkan bahwa pengiriman ini bertujuan untuk menghindari pajak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pemindahan beras dari truk ke kapal dilakukan secara tertutup dan tanpa pengawasan petugas bea cukai. Sumber di lapangan menyebutkan bahwa modus seperti ini kerap digunakan untuk menghindari kewajiban pajak dan mengurangi biaya pengiriman ke luar Pulau Batam.
“Pengiriman lewat jalur tikus ini bukan hal baru. Hampir setiap hari baik siang maupun malam ada aktivitas serupa, terutama untuk barang-barang sembako seperti beras, minyak goreng, dan gula,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kapal Cahaya Firman yang digunakan dalam pengiriman ini disebut-sebut telah beberapa kali melakukan perjalanan serupa. Jalur distribusi yang tidak resmi ini memunculkan kekhawatiran terkait kebocoran penerimaan negara serta potensi penyelundupan dalam skala lebih besar.
Saat media mengkonfirmasi kapolsek Sagulung Iptu Rohandi ,P, Tambunan mengatakan, Akan saya perintahkan kanit reskrim untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan, ujarnya.
Pihak Bea cukai kota Batam hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait temuan ini. Namun, jika terbukti adanya unsur manipulasi pajak, maka pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Kepabeanan serta aturan perpajakan yang berlaku.
Aktivitas ilegal di pelabuhan tikus telah menjadi masalah klasik di Batam, mengingat posisi geografisnya yang strategis. Keberadaan jalur ini sering dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menghindari regulasi resmi dan meraup keuntungan lebih besar.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera bertindak untuk mengatasi praktik ilegal ini dan memastikan sistem perdagangan yang lebih transparan serta sesuai aturan.
Editor Iwan Fajar
















Discussion about this post