Batam – Komunitas Bomaking di Batam kini memiliki wadah baru untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan anggotanya melalui pembentukan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Perkumpulan Bomaking Mehin Batam. Koperasi ini secara resmi dikomandoi oleh Petrus Taran Bomaking sebagai ketua, dengan didampingi Ibrahim Oge Bomaking dan Teodorus Toda Bomaking yang duduk sebagai Dewan Penasehat.
KSP Perkumpulan Bomaking Mehin Batam lahir dari kebutuhan komunitas untuk menghadirkan solusi keuangan berbasis kekeluargaan, sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah dinamika kehidupan di Kota Batam yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Petrus Taran Bomaking menegaskan bahwa koperasi ini bukan hanya bertujuan untuk menyediakan layanan simpan pinjam, tetapi juga menjadi ruang edukasi ekonomi bagi anggota komunitas.
“Kami ingin menghadirkan koperasi yang dikelola secara profesional, dengan prinsip saling membantu dan memperkuat satu sama lain, sesuai dengan nilai-nilai Bomaking,” ujarnya.
Sementara itu, Ibrahim Oge Bomaking sebagai Dewan Penasehat mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan komitmen dalam menjalankan koperasi ini.
“Kepercayaan adalah modal utama. Koperasi ini harus menjadi contoh bagi komunitas lain, bahwa kita bisa membangun kekuatan ekonomi bersama,” katanya.
Senada, Theodorus Toda Bomaking menambahkan bahwa koperasi ini harus menjadi rumah bersama, tempat di mana anggota bisa merasa aman dalam berkontribusi dan mendapatkan manfaat.
“Mari kita rawat bersama-sama koperasi ini seperti kita merawat keluarga kita sendiri,” ucapnya.
Saat ini, koperasi sudah mulai menerima anggota dari kalangan komunitas Bomaking di Batam, dengan berbagai program simpan pinjam yang fleksibel dan berbunga ringan. Selain itu, koperasi juga berencana mengembangkan program pelatihan manajemen keuangan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi anggota.
Dengan hadirnya KSP Perkumpulan Bomaking Mehin Batam, diharapkan solidaritas dan kemandirian ekonomi komunitas Bomaking di Batam akan semakin kuat.
















Discussion about this post