Batam – Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri kembali mengungkap praktik peredaran narkoba yang kian canggih dan terselubung. Kali ini, jenis narkotika yang dikemas dalam bentuk cairan rokok elektrik atau dikenal dengan liquid vape berhasil diamankan dari sebuah apartemen mewah di kawasan Citra Nagoya Plaza, Kota Batam.
Penangkapan berlangsung pada Minggu (29/6/2025) malam. Dua orang diamankan dari lokasi, masing-masing seorang pria warga negara Indonesia berinisial EMS , diketahui sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) kelahiran Jambi, serta seorang wanita .
Dikutip dari batamnews, Informasi awal dihimpun dari laporan warga yang mencurigai aktivitas mencolok di salah satu unit apartemen di Blok Citra Nagoya. Tim Ditresnarkoba langsung melakukan pengintaian dan penggerebekan, yang kemudian membuahkan hasil.
“Benar penangkapan itu, tapi kita masih kembangkan,” ungkap Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, saat dikonfirmasi pada Senin pagi (30/6/2025).
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan sejumlah liquid vape yang diduga mengandung zat narkotika. Cairan-cairan tersebut diduga hendak diedarkan dengan menyasar kalangan muda di kota ini, dengan kedok rokok elektrik yang kian populer.
Sumber internal kepolisian menyebut, modus seperti ini bukan kali pertama ditemukan, namun keterlibatan seorang PNS aktif masuk jaringan pengedar liquid menjadi perhatian serius. Saat ini, kedua pelaku tengah diperiksa intensif di Mapolda Kepri, dan polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.
Penangkapan ini sekaligus mempertegas pergeseran pola peredaran narkoba yang semakin adaptif dengan tren gaya hidup. Narkotika tidak lagi sekadar berbentuk serbuk atau pil, melainkan masuk dalam format modern yang sulit dikenali awam.
Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya. Perang terhadap narkoba, kata Anggoro, bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama.
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan informasi awal dan masih menunggu rilis resmi lengkap dari pihak kepolisian.















