Batam, wbnnews – Insiden berdarah terjadi di kawasan Bengkong Laut, RT 003/RW 001, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, pada Kamis malam (17/7/2025). Seorang pria bernama Rusdianto mengalami luka bacok parah di pergelangan tangan kirinya nyaris putus, diduga akibat sabetan senjata tajam oleh tetangganya sendiri, RH.
Peristiwa ini bermula saat Heri Purwanto, adik kandung korban, sedang membeli makanan di Rumah Makan Arema Golden Prawn Bengkong sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar 12 menit kemudian, Heri menerima telepon panik dari anaknya, Karolin.
“Pi, cepat pulang. Di rumah banyak darah,” ujar Karolin melalui telepon, seperti dikutip Heri dalam laporannya ke polisi.
Mendengar itu, Heri langsung bergegas ke rumah. Saat tiba, ia menemukan abangnya, Rusdianto, dalam kondisi berlumuran darah dengan luka bacokan serius di pergelangan tangan kiri.
Tanpa pikir panjang, Heri segera membawa korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Atas insiden tersebut, Heri membuat laporan polisi dengan nomor:STTLP/62/VII/2025/SPKT/Polsek Bengkong/Polresta Barelang/Polda Kepri. Kasus ini kini tengah dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Bengkong.
Ayah korban, atong, menyampaikan harapannya agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.
“Saya minta pelaku pembacokan anak saya dihukum seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegas Atong kepada media.
Warga sekitar yang enggan disebut namanya membenarkan insiden tersebut melibatkan dua tetangga yang sudah lama tinggal berdekatan.
“Iya betul, tadi malam kejadian itu. Rusdianto dan RH memang tinggal bertetangga. Tapi saya tak tahu apa masalah mereka sampai bisa seperti itu,” ujarnya.
Ketua RT setempat, Buraimas, juga mengonfirmasi kejadian tersebut, meski dirinya tidak berada di lokasi saat insiden berlangsung.
“Saya sedang kurang enak badan, jadi tidak tahu awalnya. Baru tahu setelah warga ramai dan saya dikabari ada pembacokan,” kata Buraimas.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yulirndra, memberikan keterangan terkait perkembangan kasus tersebut, Masih dalam penyelidikan.
Saat ini pelaku telah menyerahkan diri dan masih kita amankan di sel,
Dalam waktu dekat kami akan segera berikan pers rilis, pungkas nya.
Editor Iwan Fajar
















Discussion about this post