Job Fair di Tengah Asa: Ketua DPRD Batam Dukung Penuh Peluang Kerja untuk Anak Negeri
BATAM – Selasa pagi itu, halaman Universitas Putra Batam disesaki ratusan wajah penuh harap. Sejak matahari belum tinggi, para pencari kerja dari berbagai penjuru Kota Batam sudah memadati lokasi digelarnya Batam Job Fair 2025. Di antara deretan stan perusahaan yang berdiri rapi, tampak semangat tak mudah padam: semangat untuk mendapat kesempatan, untuk hidup lebih baik.
Dalam suasana penuh harapan itu, hadir Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin. Ia datang langsung, bukan sekadar membuka acara atau menyampaikan sambutan seremonial. Ia datang untuk menyaksikan sendiri denyut asa masyarakat Batam yang menggantungkan harapan pada ajang bursa kerja tahunan tersebut.
“Ini bukan sekadar kegiatan formal,” ujar Kamaluddin usai menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang membuka lowongan. “Ini tentang memberi jalan bagi anak-anak Batam untuk bekerja, berkarya, dan mengangkat derajat hidupnya.”Pembukaan job fair dilakukan langsung oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Haji Amsakar Achmad, disaksikan oleh berbagai unsur Forkopimda, perwakilan dunia usaha, serta jajaran anggota DPRD. Tampak pula Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, yang mendampingi Kamaluddin dalam menyerahkan penghargaan kepada para pelaku usaha yang terlibat.
Bagi Kamaluddin, kegiatan seperti ini lebih dari sekadar program tahunan. Ia melihatnya sebagai langkah nyata untuk menjembatani dua dunia yang selama ini sering berjalan paralel—dunia usaha dan dunia pencari kerja.
“Pemerintah dan DPRD harus hadir, menjadi penghubung yang memudahkan. Tanpa sinergi, anak-anak muda ini akan terus kesulitan menjangkau peluang kerja yang sesuai,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kenyamanan dan ketertiban selama proses job fair berlangsung. Menurutnya, pencari kerja perlu didukung bukan hanya dengan lowongan, tapi juga dengan proses seleksi yang transparan, suasana yang ramah, serta informasi yang mudah diakses.
“Kita ingin kegiatan ini menjadi tempat yang nyaman, bukan intimidatif.
Di sini mereka datang membawa harapan, maka kita juga harus hadir dengan kepedulian,” kata politisi yang dikenal vokal memperjuangkan isu-isu sosial ini.
Batam Job Fair 2025 diikuti oleh puluhan perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, logistik, hingga ritel dan perhotelan. Tak kurang dari ratusan posisi pekerjaan ditawarkan, terbuka bagi lulusan SMA hingga sarjana.
Para pencari kerja pun menyambut antusias. Salah satunya, Rahmat (22), lulusan teknik mesin yang sudah tiga bulan menganggur usai menyelesaikan kuliahnya. “Saya senang bisa ikut job fair ini, karena bisa langsung tahu perusahaan mana yang butuh orang. Kalau lewat online kadang susah, tidak jelas,” ujarnya.
Melihat antusiasme itu, Kamaluddin berharap ke depan lebih banyak perusahaan terlibat dan job fair bisa digelar secara rutin. “Semakin banyak pintu yang dibuka, semakin besar pula harapan yang tumbuh. Dan itu tugas kita bersama.”
Di tengah antrean panjang dan wajah-wajah lelah yang menanti giliran wawancara, Batam Job Fair 2025 bukan hanya tentang mencari kerja. Ia tentang harapan yang terus diperjuangkan. Dan hari itu, Ketua DPRD Batam menjadi saksi, sekaligus bagian dari harapan itu.(*)



















Discussion about this post