
BATAM — Dunia usaha Kota Batam bersiap memasuki babak baru. Sosok pengusaha visioner, Roma Nasir Hutabarat, resmi muncul sebagai calon tunggal Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam pada Musyawarah Kota (Mukota) tahun ini. Dengan rekam jejak panjang di sektor perumahan, logistik, dan pengembangan jejaring bisnis, Roma Nasir hadir sebagai figur pemersatu yang dinilai mampu memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai pengusaha yang memulai karier dari bawah, Roma Nasir dikenal luas sebagai pribadi rendah hati, pekerja keras, dan memiliki jejaring kuat hingga tingkat nasional. Ia bukan hanya memahami dinamika usaha besar, tetapi juga kebutuhan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Batam.
Didukung oleh berbagai elemen pelaku usaha, Roma Nasir membawa semangat baru untuk menjadikan Kadin lebih terbuka, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Ia menegaskan bahwa Kadin harus menjadi rumah besar dunia usaha, bukan sekadar forum formalitas.
Profil Singkat Roma Nasir Hutabarat:
Nama: Roma Nasir Hutabarat
Tempat Lahir: Medan, Sumatera Utara
Profesi: Pengusaha / Komisaris Utama diperusahaan property
Pengalaman Organisasi:
Pengurus Kadin Kepulauan Riau
Konsultan pengembangan bisnis sektor industri properti dan Ritel properti
Aktif dalam forum ekonomi dan UMKM
Pribadinya yang tegas namun komunikatif membuat Roma dihormati di berbagai lingkaran usaha. Ia dikenal sebagai sosok yang menjembatani berbagai kepentingan, terutama antara pengusaha lokal dan pemangku kebijakan.
Visi & Misi Roma Nasir Hutabarat untuk Kadin Kota Batam
VISI:
“Mewujudkan Kadin Batam sebagai organisasi bisnis modern, mandiri, inklusif, dan berdaya saing global untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.”
MISI:
1. Memperkuat Peran Kadin sebagai Mitra Strategis Pemerintah
Membuka ruang dialog yang intensif antara dunia usaha dan pemerintah.
Mengawal kebijakan yang propertumbuhan dan berpihak pada pengusaha lokal.
Menjadi jembatan komunikasi dalam penyelesaian masalah perizinan, regulasi, dan investasi.
2. Mendorong Ekosistem UMKM Naik Kelas
Menyediakan pelatihan, pendampingan manajemen, dan akses pemasaran.
Membuka ruang kemitraan antara UMKM dan perusahaan besar.
Mengembangkan digitalisasi UMKM agar mampu bersaing di pasar global.
3. Membangun Transparansi dan Profesionalisme Organisasi
Penataan ulang tata kelola Kadin agar lebih akuntabel dan mudah diakses anggota.
Modernisasi layanan keanggotaan berbasis digital.
Menjamin setiap keputusan organisasi diproses secara terbuka dan demokratis.
4. Mengakselerasi Investasi dan Kolaborasi Bisnis
Menarik investor baru melalui forum bisnis, pameran, dan promosi potensi daerah.
Menciptakan platform pertemuan berkala antara pengusaha lokal dan nasional.
Memperluas jaringan internasional untuk membuka konektivitas pasar luar negeri.
5. Mengoptimalkan Potensi Batam Sebagai Kota Industri & Hub Logistik
Memberikan masukan strategis terkait pengembangan kawasan industri.
Mendorong efisiensi arus barang melalui penyederhanaan rantai logistik.
Mengawal pembangunan dan regulasi yang berdampak langsung pada dunia usaha.
Dukungan Mengalir, Pelaku Usaha Harapkan Kadin Lebih Kuat
Sejumlah pelaku usaha menilai Roma Nasir sebagai figur tepat untuk membawa Kadin Batam keluar dari pola lama dan menuju organisasi yang lebih terbuka, profesional, dan berdaya saing. “Beliau bukan hanya memahami teori, tetapi turun langsung melihat persoalan di lapangan,” ujar salah satu pengusaha logistik.
Mukota Kadin Batam tahun ini diyakini menjadi momentum penting konsolidasi dunia usaha, sekaligus membuka lembaran baru kepemimpinan yang lebih solid.
















Discussion about this post