Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Ekbiz Kesehatan

Muntah Bayi: Apa Penyebabnya?

Wafaul by Wafaul
Desember 31, 2025
in Kesehatan
0
Muntah Bayi: Apa Penyebabnya?
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muntah adalah pengalaman yang umum terjadi pada bayi, namun seringkali menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama ibu. Bayi belum mampu mengkomunikasikan rasa tidak nyaman yang mereka rasakan, sehingga setiap episode muntah bisa menjadi sumber kegelisahan. Meskipun banyak penyakit umum pada bayi yang dapat menyebabkan muntah, dan umumnya episode ini berakhir dengan cepat tanpa memerlukan intervensi medis, melihat bayi muntah terus-menerus atau berulang kali tentu membuat ibu merasa resah. Memahami berbagai penyebab bayi sering muntah sangat penting agar orang tua dapat memberikan penanganan yang tepat.

Membedakan Antara Muntah dan Gumoh

Langkah pertama yang krusial adalah memahami perbedaan mendasar antara muntah dan gumoh.

  • Muntah: Merupakan proses pengeluaran isi perut secara paksa melalui mulut. Ini terjadi ketika otot perut dan diafragma berkontraksi dengan kuat, sementara perut dalam keadaan rileks. Refleks muntah dipicu oleh pusat muntah di otak, yang dapat distimulasi oleh berbagai faktor, antara lain:
    • Iritasi atau pembengkakan pada saluran pencernaan akibat infeksi atau sumbatan.
    • Adanya zat kimia tertentu dalam darah, seperti efek samping obat-obatan.
    • Stimulasi psikologis akibat pemandangan atau bau yang mengganggu.
    • Gangguan pada telinga bagian tengah, seperti yang terjadi pada mabuk perjalanan.

  • Gumoh (Refluks Gastroesofageal/GER): Adalah kondisi keluarnya sebagian kecil isi perut dengan mudah dari mulut, seringkali disertai dengan sendawa. Gumoh paling sering dialami oleh bayi di bawah usia satu tahun. Berbeda dengan muntah, gumoh tidak melibatkan kontraksi otot perut yang kuat.

Berbagai Penyebab Bayi dan Anak Kecil Sering Muntah

Penyebab muntah pada bayi dan anak kecil dapat bervariasi, tergantung pada usia dan kondisi spesifik mereka.

Refluks Gastroesofageal (GER)

Pada beberapa bulan pertama kehidupan, sebagian besar bayi akan mengalami gumoh atau memuntahkan sedikit susu formula atau ASI. Fenomena ini, yang dikenal sebagai refluks gastroesofageal (GER), biasanya terjadi dalam satu jam setelah menyusui. GER disebabkan oleh pergerakan makanan yang sesekali naik dari lambung, melalui kerongkongan (esofagus), dan keluar dari mulut.
Kondisi GER cenderung berkurang seiring bertambahnya usia bayi, namun bentuk ringannya dapat bertahan hingga usia 10-12 bulan. Kabar baiknya, GER biasanya tidak mengganggu proses pemberian makan atau penambahan berat badan bayi. Ibu dapat membantu mengurangi frekuensi gumoh dengan menjaga bayi tetap dalam posisi tegak setelah makan, sering menyendawakan bayi, dan membatasi aktivitas bermain segera setelah menyusui.

Penyakit Refluks Gastroesofageal (GERD)

Dalam beberapa kasus, muntah yang terjadi pada minggu-minggu atau bulan-bulan awal kehidupan bayi justru memburuk. Meskipun tidak selalu muntah yang kuat, frekuensinya bisa menjadi terus-menerus. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot di bagian bawah kerongkongan menjadi terlalu rileks, memungkinkan isi lambung naik kembali ke kerongkongan. Keadaan ini dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Berbeda dengan GER yang umumnya normal, GERD dapat menimbulkan masalah dalam pemberian makan. Gejalanya meliputi nyeri saat menyusui, gangguan pernapasan seperti tersedak dan batuk, serta penambahan berat badan yang buruk.

Stenosis Pilorik Hipertrofik

Muntah yang sesekali mungkin terjadi pada bulan pertama kehidupan bayi. Namun, jika muntah terjadi berulang kali atau sangat kuat, segera konsultasikan dengan dokter anak. Ini bisa jadi hanya masalah kesulitan makan ringan, namun bisa juga menjadi indikasi kondisi yang lebih serius yang disebut stenosis pilorik hipertrofik.
Stenosis pilorik hipertrofik umumnya muncul sekitar usia 2 minggu hingga 4 bulan. Kondisi ini disebabkan oleh penebalan otot di pintu keluar lambung yang menghalangi makanan untuk masuk ke usus. Stenosis pilorik hipertrofik memerlukan perhatian medis segera dan biasanya memerlukan tindakan pembedahan untuk membuka area yang menyempit.
Salah satu tanda penting dari kondisi ini adalah muntah hebat yang terjadi sekitar 15 hingga 30 menit atau bahkan kurang setelah setiap kali makan. Jika ibu mengamati gejala ini, segera hubungi dokter anak.

Enterokolitis yang Diinduksi Protein Makanan (FPIES)

Muntah juga dapat menjadi gejala dari food protein-induced enterocolitis syndrome (FPIES), sebuah jenis alergi makanan yang jarang terjadi namun cukup umum pada bayi muda. FPIES menyebabkan episode muntah parah yang berulang, diikuti oleh diare, yang muncul beberapa jam setelah bayi mengonsumsi makanan pemicu. Gejala FPIES terkadang dapat disalahartikan sebagai infeksi saluran pencernaan.
FPIES biasanya muncul ketika bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat, sekitar usia 4-6 bulan. Pemicu umum FPIES meliputi nasi, gandum, oat, ubi jalar, atau unggas, namun makanan lain juga bisa menjadi penyebabnya. FPIES juga dapat berkembang lebih awal, pada bulan-bulan pertama kehidupan, jika bayi terpapar susu sapi atau kedelai. Muntah dan diare akibat FPIES dapat menyebabkan dehidrasi yang signifikan, sehingga terkadang memerlukan pemberian cairan intravena (IV).

Infeksi Saluran Pencernaan

Setelah bayi berusia beberapa bulan, penyebab paling umum dari muntah adalah infeksi pada lambung atau usus. Virus merupakan penyebab paling sering, namun bakteri dan parasit juga terkadang dapat menjadi pemicunya. Infeksi saluran pencernaan ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti demam, diare, dan terkadang mual serta sakit perut.
Rotavirus adalah salah satu virus penyebab gastroenteritis yang umum. Virus lain seperti norovirus, enterovirus, dan adenovirus juga dapat menyebabkan kondisi serupa.
Penting untuk dicatat bahwa terkadang infeksi yang terjadi di luar saluran pencernaan juga dapat memicu muntah. Ini termasuk infeksi pada sistem pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi telinga tengah, meningitis, dan radang usus buntu (apendisitis).

Kapan Ibu Harus Khawatir Jika Bayi Muntah?

Meskipun muntah adalah hal yang lumrah pada bayi, ada beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai. Ibu harus segera menghubungi dokter anak jika bayi menunjukkan salah satu dari gejala berikut, terlepas dari usianya:

  • Adanya darah atau empedu (cairan berwarna hijau) dalam muntahan, atau muntahan yang menyerupai ampas kopi.
  • Nyeri perut yang hebat.
  • Muntah yang sangat kuat dan berulang.
  • Perut yang membengkak atau membesar.
  • Bayi terlihat lesu atau sangat rewel.
  • Terjadi kejang.
  • Munculnya penyakit kuning (jaundice).
  • Tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, tidak adanya air mata saat menangis, ubun-ubun yang cekung, dan frekuensi buang air kecil yang berkurang drastis.
  • Ketidakmampuan bayi untuk mengonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup.
  • Muntah yang terjadi saat bayi baru bangun tidur.
  • Muntah yang berlanjut lebih dari 24 jam.

Meskipun muntah adalah gejala yang sering dialami bayi, kewaspadaan dan perhatian terhadap gejala penyerta sangatlah penting. Dengan pemahaman yang baik mengenai penyebab dan tanda bahayanya, ibu dapat memberikan respons yang cepat dan tepat demi kesehatan si Kecil.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Kopi: 5 Kebiasaan Minum yang Mengancam Kesehatanmu
Kesehatan

Kopi: 5 Kebiasaan Minum yang Mengancam Kesehatanmu

Desember 31, 2025
10 Tanda Kulit Kerusakan Ginjal yang Wajib Diwaspadai
Kesehatan

10 Tanda Kulit Kerusakan Ginjal yang Wajib Diwaspadai

Desember 31, 2025
Hendra Asman Berjuang Melawan Kanker Usus
Berita

Hendra Asman Berjuang Melawan Kanker Usus

November 15, 2025
Next Post
Motif Bripka AS Bunuh Mahasiswi UMM Terkuak

Motif Bripka AS Bunuh Mahasiswi UMM Terkuak

Mimpi Spiderman, Realita Peter Parker

Mimpi Spiderman, Realita Peter Parker

Alih PI 10% WK Jambi Merang ke BUMD Sumsel: Langkah Strategis PHE Jambi Merang

Alih PI 10% WK Jambi Merang ke BUMD Sumsel: Langkah Strategis PHE Jambi Merang

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Line Up Pertamina vs Gresik Petrokimia: Aksi Megawati di Proliga

1 bulan ago
Pencarian ATR Berakhir: Korpasgat Temukan Titik Jatuh

Pencarian ATR Berakhir: Korpasgat Temukan Titik Jatuh

1 bulan ago

Jokowi supporters try to prevent anti-Jokowi activist from entering Batam

12 bulan ago
Aplikasi BEDELAU TerobosanPelayan Publik Kota Batam

Aplikasi BEDELAU TerobosanPelayan Publik Kota Batam

2 tahun ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id