Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Tragedi Medan: Kakak Korban Trauma Berat Pasca Adik Bunuh Ibu

Wafaul by Wafaul
Desember 31, 2025
in Hukum & Kriminal
0
Tragedi Medan: Kakak Korban Trauma Berat Pasca Adik Bunuh Ibu
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi di Medan: Luka Mendalam Pasca-Pembunuhan Ibu oleh Anak SD, Trauma Mendera Sang Kakak

Peristiwa tragis yang menggemparkan Medan, di mana seorang anak Sekolah Dasar (SD) diduga tega menghabisi nyawa ibunya sendiri, meninggalkan luka menganga yang mendalam bagi seluruh keluarga. Lebih memilukan lagi, dampak psikologis yang berat kini dirasakan oleh kakak dari pelaku, yang turut menyaksikan dan mengetahui secara langsung rangkaian kejadian mengerikan tersebut. Pihak berwenang dan para ahli kini memberikan perhatian khusus pada kondisi trauma yang dialami kakak pelaku, memberikannya pendampingan psikososial intensif.

Tim gabungan dari Polrestabes Medan dan Rumah Sakit Bhayangkara telah mengungkap fakta-fakta mengejutkan terkait kasus pembunuhan terhadap Faizah Soraya (42) ini. Berdasarkan hasil autopsi resmi yang dilakukan oleh tim medis, ditemukan total 26 luka tusuk pada tubuh korban. Luka-luka ini menjadi saksi bisu dari kekerasan brutal yang merenggut nyawa korban di kediamannya. Penyelidikan mendalam yang dilakukan dengan pendekatan crime scientific investigation ini juga melibatkan gelar perkara khusus bersama Polda Sumut dan asisten dari Mabes Polri. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap tahapan proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku, demi tercapainya keadilan.

Analisis Psikologis: Akumulasi KDRT dan Beban Emosional yang Terpendam

Psikolog Forensik, Irma Minauli, memberikan pandangan mendalam mengenai pemicu di balik tindakan mengerikan tersebut. Menurutnya, motif pelaku dipicu oleh akumulasi sakit hati akibat pola Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Meskipun sang kakak yang lebih sering menjadi sasaran kekerasan fisik dari ibunya, ternyata sang adik yang menjadi pelaku justru merasakan beban emosional dan sakit hati yang jauh lebih mendalam.

“Si kakak sih enggak sesakit hati adiknya terhadap perlakuan ibunya. Karena kakak berusaha memaklumi,” jelas Irma Minauli saat memaparkan analisis dinamika keluarga korban pada Senin (29/12/2025).

Pola kekerasan ini diduga semakin memburuk seiring dengan kondisi psikologis sang ibu yang semakin temperamental pasca-pisah kamar dengan suaminya. Hal ini disinyalir menjadi bentuk pengalihan amarah yang secara tidak langsung berdampak pada gangguan emosional anak-anaknya. Beban emosional yang terpendam dalam diri pelaku, yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain, akhirnya meledak dalam tindakan yang sangat tragis.

Trauma Akut Sang Kakak: Cemas dan Ketakutan akan Perulangan

Trauma berat kini menghantui kakak pelaku. Ia didiagnosis mengalami acute stress disorder atau gangguan stres akut pasca-kejadian berdarah yang menimpa ibunya tersebut. Irma Minauli mengungkapkan bahwa sang kakak kini berada dalam kondisi cemas yang luar biasa. Ia memiliki kekhawatiran yang sangat besar bahwa sang adik bisa saja melakukan perbuatan serupa terhadap dirinya.

“Kondisi cemas, was-was kalau hal itu akan terjadi lagi,” ujar Irma saat menggambarkan ketakutan berlebihan yang dialami oleh kakak kandung pelaku tersebut.

Kekhawatiran ini sangat beralasan mengingat kedekatan mereka sebagai saudara dan ingatan akan peristiwa mengerikan yang baru saja terjadi. Untuk mengatasi kondisi ini, Kepala Dinas P3AKP Provsu, Dwi Enda Purwanti, menegaskan bahwa pemerintah kini memberikan pendampingan psikososial intensif kepada kedua anak tersebut. Mereka berdua dikategorikan mengalami trauma berat yang sangat berisiko dan membutuhkan penanganan khusus untuk memulihkan kondisi mental mereka.

Klarifikasi Jejak Darah dan Respons Investigasi

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut juga memberikan klarifikasi teknis mengenai temuan jejak darah di lokasi kejadian yang sempat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan bahwa ceceran darah yang ditemukan mulai dari lantai satu hingga ke kamar ayah korban adalah darah sang kakak. Luka ini ia alami saat berusaha mengambil pisau untuk memanggil ayahnya, yang menunjukkan adanya upaya pertolongan dan kepanikan di tengah situasi genting tersebut.

Kapolrestabes Medan juga menjawab berbagai pertanyaan publik terkait upaya pertolongan pertama yang dilakukan. Terungkap bahwa suami korban sempat menghubungi beberapa rumah sakit, namun hanya Rumah Sakit Colombia yang memberikan respons cepat dalam situasi darurat tersebut.

Seluruh bukti forensik yang terkumpul dan keterangan para ahli kini telah sinkron dengan kronologi kejadian yang disusun oleh pihak kepolisian. Fokus utama kepolisian saat ini adalah penanganan kasus ini dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip hukum yang berlaku, termasuk perlindungan hak-hak anak sebagai pelaku di bawah umur. Kasus ini menjadi pengingat yang menyakitkan tentang pentingnya pencegahan KDRT dan penanganan kesehatan mental dalam keluarga.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”
Berita Utama

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Sopir Lori Dianiaya Petugas Bea Cukai Telaga Punggur
Berita

Sopir Lori Dianiaya Petugas Bea Cukai Telaga Punggur

Februari 14, 2026
CKTR Bungkam, Izin RS Internasional Terbit Meski Lahan Hanya Setengah Hektare
Berita Utama

CKTR Bungkam, Izin RS Internasional Terbit Meski Lahan Hanya Setengah Hektare

Februari 6, 2026
Next Post
Sorotan Liga 4 Jateng: Logo PSIS di Tiket Laga PSIK Klaten vs Wisesa FC

Sorotan Liga 4 Jateng: Logo PSIS di Tiket Laga PSIK Klaten vs Wisesa FC

Perda Kepemudaan Gorontalo Disahkan DPRD

Perda Kepemudaan Gorontalo Disahkan DPRD

KRL Ramai: 3,17 Juta Penumpang Sambut Natal

KRL Ramai: 3,17 Juta Penumpang Sambut Natal

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Ketua DPRD Batam Apresiasi Tinggi Terhadap Penyelenggaraan Porseni RA

Ketua DPRD Batam Apresiasi Tinggi Terhadap Penyelenggaraan Porseni RA

4 bulan ago
Doa Bersama: Sambut 2026 dengan Keprihatinan Nasional

Doa Bersama: Sambut 2026 dengan Keprihatinan Nasional

2 bulan ago
Puing ATR Diduga Jatuh di Bulusaraung

Puing ATR Diduga Jatuh di Bulusaraung

1 bulan ago
Hujan Jakarta 2026: Sambut Tahun Baru di Bawah Langit Basah

Hujan Jakarta 2026: Sambut Tahun Baru di Bawah Langit Basah

2 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id