Liburan Tahun Baru 2026 di Pancur Aji: Aman, Nyaman, dan Penuh Keriangan Berkat Pengamanan Ketat
Sanggau – Kawasan Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, menjadi saksi bisu perayaan libur Tahun Baru 2026 yang berlangsung lancar dan kondusif. Keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode liburan ini berhasil terjaga berkat upaya pengamanan dan pemantauan intensif yang dilakukan oleh jajaran Polres Sanggau. Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pagi hingga sore hari difokuskan pada penciptaan suasana yang aman, nyaman, dan tertib bagi para wisatawan yang memadati salah satu destinasi favorit warga Sanggau ini.
Upaya pengamanan ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Novi Iswandi. Beliau didukung penuh oleh tim gabungan dari personel Polres Sanggau dan Polsek Kapuas, yang secara khusus ditugaskan untuk mengamankan momen libur Tahun Baru 2026. Surat perintah pengamanan khusus diterbitkan untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan di objek wisata yang menjadi primadona.
Peningkatan Pengunjung dan Antisipasi Risiko
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan di kawasan Wisata Pancur Aji. Diperkirakan, sekitar 450 wisatawan, baik dari kalangan lokal maupun dari luar Kabupaten Sanggau, membanjiri area wisata ini. Lonjakan pengunjung ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian, mengingat karakteristik geografis Pancur Aji yang unik namun juga memiliki potensi risiko.
Kawasan Pancur Aji dikenal dengan aliran sungainya yang berbatu, kedalaman air yang bervariasi, serta kemungkinan perubahan arus yang mendadak akibat faktor cuaca. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari petugas untuk mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan, terutama terkait keselamatan pengunjung saat beraktivitas di sekitar sungai.
Selain potensi kecelakaan air, kepolisian juga proaktif mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Tindak pidana seperti pencurian atau kejahatan konvensional (C3) menjadi fokus perhatian, terutama di area parkir, titik-titik keramaian, serta lokasi-lokasi yang dianggap minim pengawasan. Dengan banyaknya pengunjung, potensi terjadinya kejahatan semacam ini tentu meningkat.
Tidak hanya itu, peningkatan volume kendaraan yang keluar masuk kawasan wisata juga menjadi tantangan tersendiri. Potensi kepadatan arus lalu lintas, khususnya di akses utama menuju lokasi wisata dan beberapa ruas jalan yang sempit, perlu dikelola dengan baik agar tidak mengganggu kelancaran aktivitas pengunjung.
Patroli Dialogis dan Imbauan Kamtibmas
Untuk mengatasi berbagai potensi risiko tersebut, petugas kepolisian yang bertugas di lapangan melaksanakan patroli dialogis secara menyeluruh. Patroli ini mencakup seluruh area objek wisata, mulai dari pintu masuk dan keluar, area parkir kendaraan, tepian sungai yang menjadi daya tarik utama, hingga titik-titik kumpul pengunjung.
Dalam setiap patroli, personel secara aktif menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para pengunjung. Pesan-pesan keselamatan dan ketertiban disampaikan dengan ramah namun tegas. Pengunjung diingatkan untuk selalu waspada terhadap barang bawaan pribadi, mematuhi batas aman saat beraktivitas di sungai, serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan wisata. Edukasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pengunjung akan pentingnya menjaga diri dan lingkungan.
Komitmen Polres Sanggau untuk Rasa Aman
Ipda Novi Iswandi, selaku Perwira Pengendali (Padal) pengamanan, menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi wisata bukan sekadar formalitas, melainkan wujud komitmen Polres Sanggau untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang merayakan liburan.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sanggau dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Ipda Novi Iswandi. Beliau menambahkan, “Kami mengedepankan langkah preventif dan persuasif agar pengunjung dapat menikmati libur Tahun Baru dengan aman, tertib, dan nyaman.” Pendekatan preventif dan persuasif ini diharapkan dapat meminimalisir potensi pelanggaran dan insiden, sekaligus menciptakan interaksi positif antara polisi dan masyarakat.
Secara keseluruhan, situasi kamtibmas di kawasan Objek Wisata Pancur Aji pada momentum libur Tahun Baru 2026 terpantau sangat aman dan kondusif. Meskipun terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan, berkat upaya pengamanan yang terencana dan pelaksanaan tugas yang baik oleh seluruh personel, tidak ada kejadian menonjol yang dilaporkan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan suasana liburan yang menyenangkan dan berkesan.

















Discussion about this post