Momen Dramatis di Jombang: Kaki Anak Terjepit Besi Bangku, Damkar Beraksi Cepat
JOMBANG – Sebuah insiden yang menegangkan terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang pada Sabtu siang, (10/1/2025). Seorang anak kecil dilaporkan mengalami musibah ketika kakinya terjepit pada rangka besi bangku taman yang terbuat dari teralis. Kejadian yang berlangsung di Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang ini sontak menarik perhatian dan memerlukan intervensi segera dari petugas pemadam kebakaran.
Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 11.05 WIB. Menurut keterangan Deny, salah seorang petugas dari Pos Damkar Jombang yang berada di lapangan saat kejadian, korban yang masih berusia anak-anak tersebut secara tidak sengaja memasukkan kakinya ke dalam sela-sela besi bangku. Posisi kaki yang terjepit kuat membuat anak tersebut tidak bisa mengeluarkannya sendiri, menimbulkan rasa sakit dan kekhawatiran akan keselamatannya.
Kronologi Kejadian yang Menegangkan
Awalnya, orang tua korban berusaha keras untuk membebaskan kaki anaknya. Dengan penuh kehati-hatian, mereka mencoba menarik kaki sang anak secara perlahan. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena kaki korban sudah terperangkap dengan sangat kuat di antara celah besi. Menyadari bahwa situasi tersebut berpotensi membahayakan dan memerlukan keahlian khusus, keluarga korban akhirnya memutuskan untuk segera meminta bantuan dari petugas pemadam kebakaran.
Laporan mengenai insiden ini diterima oleh Pos Damkar dan Penyelamatan Jombang sekitar pukul 11.27 WIB. Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, segera menginstruksikan tim regu piket untuk bergerak menuju lokasi.
Respons Cepat Tim Damkar Jombang
Tim pemadam kebakaran menunjukkan respons yang sangat cepat. Hanya berselang beberapa menit setelah laporan masuk, petugas sudah tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.32 WIB. Kedatangan mereka disambut dengan harapan besar dari keluarga korban dan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penilaian terhadap situasi dan mempersiapkan peralatan evakuasi yang mereka bawa. Dengan menggunakan teknik pelepasan yang sangat hati-hati dan presisi, para petugas berupaya membebaskan kaki korban dari jepitan besi tersebut. Fokus utama mereka adalah memastikan keselamatan korban dan meminimalkan risiko cedera lebih lanjut.
Proses evakuasi ini berlangsung relatif singkat. Berkat keahlian dan peralatan yang memadai, petugas berhasil membebaskan kaki korban dari jeratan besi tanpa menimbulkan luka serius. Seluruh rangkaian proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 11.45 WIB.
Korban Selamat, Situasi Terkendali
Setelah berhasil dievakuasi, kondisi korban dinyatakan aman. Tim Damkar Jombang Kota merasa lega setelah memastikan bahwa anak tersebut tidak mengalami cedera yang parah dan situasi di lokasi kejadian telah sepenuhnya terkendali. Setelah memastikan semuanya beres, tim pemadam kebakaran pun kembali ke markas mereka.
Dalam penanganan kejadian ini, Pos Damkar Jombang mengerahkan empat personel yang terdiri dari Jaya, Syam, Deny, dan Farid. Mereka didukung oleh satu set peralatan evakuasi standar yang memang dirancang untuk menangani berbagai macam situasi darurat, termasuk menjepit benda seperti yang terjadi pada kasus ini.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian, terutama di tempat-tempat umum yang memiliki fasilitas publik. Peran serta dan kesigapan tim pemadam kebakaran di Jombang patut diapresiasi atas respons cepat dan profesional mereka dalam menyelamatkan korban.

















Discussion about this post