Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Lokal

Nelayan Jeneponto Selamat Usai 10 Jam Terombang-Ambing di Perairan Sinjai

Wafaul by Wafaul
Januari 16, 2026
in Lokal
0
Nelayan Jeneponto Selamat Usai 10 Jam Terombang-Ambing di Perairan Sinjai
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nelayan yang Hilang di Perairan Sinjai Ditemukan Selamat

Peristiwa menegangkan terjadi di perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ketika dua orang nelayan dilaporkan hilang. Keduanya, yang diidentifikasi sebagai Lili (31) dan Resky (32), merupakan warga Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone. Laporan kehilangan mereka diterima pada Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 17:30 WITA.

Kabar baik kemudian datang, mengakhiri kekhawatiran keluarga dan tim penyelamat. “Alhamdulillah sudah ditemukan dengan selamat,” ujar Andi Octave, Analis Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, saat ditemui di kantornya yang berlokasi di Jl. Bhayangkara, Kecamatan Sinjai Utara. BPBD sendiri merupakan lembaga di tingkat provinsi atau kabupaten/kota yang memiliki tugas krusial dalam merencanakan, mengoordinasikan, melaksanakan, dan memantau seluruh kegiatan penanggulangan bencana di wilayahnya. Kantor BPBD Sinjai sendiri berjarak sekitar 500 meter dari Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai, tepatnya di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara.

Menurut keterangan Andi Octave, yang kala itu mengenakan kemeja hijau tua, kedua nelayan tersebut ditemukan oleh sebuah kapal pencari ikan yang kebetulan melintas di area tersebut. “Keduanya ditemukan kapal pencari ikan yang melintas di belakang Pulau Sembilan,” jelas Andi Octave, sambil sesekali menyeruput kopi hitam.

Sekilas Tentang Pulau Sembilan Sinjai

Pulau Sembilan adalah sebuah gugusan pulau kecil yang mempesona, terletak di perairan Selat Makassar, masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Sinjai. Jaraknya sekitar 25 hingga 30 kilometer dari daratan Sinjai dan dapat dijangkau menggunakan perahu dari Pelabuhan Bulupoddo. Sesuai dengan namanya, kepulauan ini terdiri dari sembilan pulau utama, meskipun beberapa di antaranya hanya berupa formasi batu karang atau pulau kecil yang tidak dihuni.

Beberapa pulau di gugusan ini justru dihuni oleh masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Mata pencaharian utama mereka sangat bergantung pada hasil laut, termasuk perikanan tangkap dan budidaya keramba ikan. Pulau Sembilan juga dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang menarik, menawarkan pantai yang indah, spot snorkeling yang menakjubkan, serta kejernihan air laut yang memanjakan mata. Akses menuju pulau-pulau ini hanya bisa dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu, sehingga faktor cuaca menjadi pertimbangan penting dalam setiap pelayaran.

Kronologi Kejadian dan Upaya Penyelamatan

Saat ditemukan, Lili dan Resky dilaporkan dalam kondisi terombang-ambing di atas kapal mereka. “Sekitar sepuluh jam terombang-ambing di atas kapalnya baru ditemukan,” ungkap Andi Octave.

Sebelum insiden ini terjadi, kedua nelayan tersebut diketahui sedang melakukan aktivitas memancing dan memasang jaring di sekitar perairan Pulau Sembilan menggunakan perahu mereka. Namun, saat sedang asyik memancing, mereka tiba-tiba dihantam cuaca ekstrem yang disertai angin kencang. Dalam upaya mencari perlindungan, mereka berniat untuk berlabuh di salah satu pulau terdekat. Sayangnya, niat tersebut terhalang ketika tali jangkar kapal mereka putus.

Menyadari situasi yang membahayakan, Lili dan Resky memutuskan untuk mencoba kembali ke Desa Angkue. Namun, nasib berkata lain. Di tengah perjalanan pulang, mesin kapal mereka tiba-tiba mati, menyebabkan mereka terpisah dari jalur dan hilang kontak. “Dihantam cuaca buruk jadi mereka kembali namun di dalam perjalanan mesin kapal mati dan hilang kontak,” jelas Andi Octave.

Begitu menerima laporan mengenai hilangnya kedua nelayan tersebut, BPBD Sinjai segera bertindak cepat. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak terkait, termasuk Basarnas Bone, POLAIR Polres Sinjai, Syahbandar Sinjai, dan Polsek Pulau Sembilan. “Sementara kita berkoordinasi untuk melakukan pencarian, alhamdulillah sudah ditemukan,” kata Andi Octave, menegaskan efektivitas kolaborasi antarlembaga dalam situasi darurat.

Setelah berhasil ditemukan, Andi Octave menambahkan bahwa kedua korban telah mendapatkan bantuan dan segera diantarkan kembali ke Desa Angkue. “Sudah dibantu dibawa ke Desa Angkue,” pungkasnya, mengakhiri kisah penyelamatan yang penuh ketegangan ini.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026
Lokal

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026

Februari 17, 2026
Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal
Lokal

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Februari 17, 2026
48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata
Lokal

48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

Februari 16, 2026
Next Post
Armuji Tolak Pilkada DPRD: Ancaman Demokrasi Surabaya

Armuji Tolak Pilkada DPRD: Ancaman Demokrasi Surabaya

Nestle Hentikan Impor S-26 Promil Gold: Perintah BPOM

Nestle Hentikan Impor S-26 Promil Gold: Perintah BPOM

Densu Terheran: Bobby Broken Strings, Ampuni Aku Tuhan!

Densu Terheran: Bobby Broken Strings, Ampuni Aku Tuhan!

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Jefridin Hamid, M.Pd, memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kota Batam 

Jefridin Hamid, M.Pd, memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kota Batam 

2 tahun ago
9 Oli Samping Motor: Pilihan Tepat Sesuai Kebutuhan

9 Oli Samping Motor: Pilihan Tepat Sesuai Kebutuhan

2 bulan ago
Swiss Alps Fire: First Victims Named, Families Await Answers

Swiss Alps Fire: First Victims Named, Families Await Answers

2 bulan ago
Lenovo Tab 2026: Spek & Harga Lengkap

Lenovo Tab 2026: Spek & Harga Lengkap

2 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id