Ancaman Ular di Musim Penghujan: Dari Kendaraan Hingga Rumah Warga
Memasuki musim penghujan, kewaspadaan terhadap berbagai jenis hewan liar, terutama ular, menjadi semakin penting. Fenomena ini bukan hanya terjadi di alam bebas, namun juga merambah hingga ke lingkungan permukiman dan bahkan ruang pribadi kita. Salah satu insiden yang menyoroti hal ini terjadi di Kintap, Tanah Laut, Kalimantan Selatan, di mana seekor ular ditemukan bersarang di dalam badan sebuah sepeda motor.
Kejadian ini, yang beredar melalui unggahan media sosial, menunjukkan bagaimana ular jenis piton dengan diameter sekitar 3 cm dan panjang mencapai satu meter, diduga mencari tempat berlindung dari guyuran hujan di sela-sela mesin kendaraan. Proses evakuasi ular tersebut tidak mudah, pemilik motor bahkan terpaksa membongkar beberapa bagian kendaraannya. Saat berusaha dikeluarkan, ular tersebut menunjukkan perlawanan dengan melilitkan tubuhnya pada kabel-kabel di dalam badan motor. Beruntung, upaya penyelamatan akhirnya membuahkan hasil dan ular tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama jika kendaraan diparkir di area terbuka yang berdekatan dengan semak-semak selama musim penghujan dan potensi banjir. Sebelum menggunakan kendaraan yang telah terparkir lama, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang.
Laporan Evakuasi Ular Meningkat di Banjar
Musim hujan dan kondisi banjir juga memicu peningkatan aktivitas reptil seperti ular yang berkeliaran dan memasuki rumah warga. Akibatnya, laporan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar untuk bantuan evakuasi ular pun meningkat drastis.
Tiga Ular Berhasil Dievakuasi dalam Sehari
Dalam satu hari yang relatif singkat, tim DPKP Sektor Gambut tercatat berhasil mengevakuasi tiga ekor ular dari kediaman warga.
-
Pukul 07:26 WITA: Petugas berhasil menangkap seekor ular piton sanca batik berukuran tiga meter di Jalan Irigasi Gang Mutiara Indah RT 7 RW 3, Kelurahan Bincau. Alma Meyina Mandhini, salah seorang warga, melaporkan bahwa ia mendengar suara gaduh di pekarangan rumahnya dan mendapati ular tersebut terjerat. Tanpa ragu, ia segera melaporkan kejadian ini kepada petugas pemadam kebakaran.
-
Pukul 09:27 WITA: Di Jalan Kramat RT 2 RW 1, Tungkaran, petugas kembali berhasil menangkap ular piton sanca batik dengan panjang lebih dari satu meter. Rizki Dewi Apriani menceritakan pengalamannya saat baru tiba di rumah dan hendak menuju dapur. Betapa terkejutnya ia mendapati ular tersebut berada di atas meja kompornya.
-
Pukul 10:41 WITA: Kejadian serupa terjadi di Jalan Martapura Lama, Desa Telok Selong, Kecamatan Martapura Barat. Petugas mengevakuasi ular python sanca batik berukuran sekitar tiga meter. Abrani Sulaiman melaporkan bahwa ular tersebut terlihat muncul di sekitar jembatan saat ia sedang melintas.
Kepala DPKP Banjar, melalui Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sapras, M. Kasyaf R, mengonfirmasi laporan mengenai tiga insiden ular memasuki rumah warga. Tim pemadam kebakaran segera bergerak ke lokasi dengan bekal peralatan dan keahlian yang memadai untuk melakukan penangkapan.
“Tim Damkar Banjar langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penangkapan. Berbekal alat dan kemampuan penyelamatan hewan. Kami berhasil menangkap semua ular dan diamankan jauh dari pemukiman warga,” ujar Kasyaf R.
Setelah berhasil mengamankan ular-ular tersebut, petugas berencana untuk melepaskannya kembali ke habitat aslinya yang jauh dari permukiman. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada warga di lokasi kejadian mengenai cara menghindari bahaya dari hewan reptil seperti ular dan sejenisnya, guna meningkatkan kesadaran dan pencegahan di masa mendatang.
Peningkatan laporan evakuasi ular ini menjadi indikasi kuat bahwa perubahan musim dan kondisi lingkungan memiliki dampak langsung terhadap perilaku satwa liar. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan tindakan preventif dari masyarakat, didukung oleh respons cepat dari instansi terkait, sangat krusial dalam menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

















Discussion about this post