New Vario 125 2026: Penyempurnaan Mesin dan Dampaknya pada Akselerasi
Generasi terbaru Honda Vario 125, yang hadir untuk tahun 2026, membawa sejumlah penyempurnaan pada jantung pacunya. Meskipun masih menggunakan basis mesin yang sama sejak diperkenalkan pada tahun 2013, karakter performanya mengalami sedikit pergeseran. Perubahan ini menimbulkan pertanyaan: bagaimana dampaknya terhadap akselerasi motor matik populer ini?
Spesifikasi Mesin: Tetap Bertenaga, Mapping yang Dioptimalkan

Secara mendasar, kapasitas ruang bakar New Vario 125 2026 tetap setia pada angka 124,8 cc. Mesin ini masih mengusung label eSP (enhanced Smart Power), konfigurasi SOHC dua katup, dan sistem pendingin cairan. Rasio kompresi juga tidak mengalami perubahan, tetap berada di angka 11:1.
Klaim tenaga dan torsi maksimal pun tidak berubah. Motor ini masih mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 11 daya kuda (dk) pada putaran mesin 8.500 rpm, serta torsi maksimal sebesar 10,8 Nm pada 5.000 rpm.
Perbedaan signifikan justru terletak pada mapping Electronic Control Module (ECM). Menurut Ade Muhajir, Technical Service Division AHM, penyempurnaan ini dilakukan “agar low ke middle-nya lebih enak.” Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan responsivitas motor pada putaran mesin bawah hingga menengah, yang merupakan area paling sering digunakan dalam kondisi berkendara sehari-hari.
Pengujian Akselerasi: Pergeseran Karakter yang Terasa
Efek dari penyempurnaan mapping ECM ini memang terasa nyata, terutama pada putaran bawah. Saat gas pertama kali dibuka, akselerasinya terasa lebih ringan dan responsif, memungkinkan motor mencapai kecepatan 40 km/jam dengan lebih gesit.
Namun, ketika melampaui angka tersebut, sensasi akselerasi terasa tidak banyak berbeda, bahkan cenderung mirip dengan model sebelumnya. Ketika dilakukan pengujian kecepatan tertinggi (top speed), hasil yang didapat justru sedikit lebih lambat dibandingkan model sebelumnya.
Dalam pengujian akselerasi dari diam hingga 60 km/jam, New Vario 125 2026 membutuhkan waktu 5,95 detik. Sebagai perbandingan, model versi 2022 mampu mencapainya dalam 5,76 detik. Untuk mencapai 100 km/jam, data menunjukkan angka 33,18 detik, sementara model 2022 diukur menggunakan GPS tidak sampai 100 km/jam dan memiliki top speed hanya 98 km/jam.

Pengujian pada jarak tertentu juga menunjukkan perbedaan:
- 0-201 meter: New Vario 125 2026 mencatat waktu 12,69 detik, sedikit lebih lambat dari Vario 2022 yang meraih 12,53 detik.
- 0-402 meter: Motor terbaru ini membutuhkan 20,77 detik, sementara model 2022 menyelesaikannya dalam 20,57 detik.
Hasil top speed yang diraih juga berbeda. Dalam pengujian di lintasan sepanjang sekitar 1 km, kecepatan maksimal yang bisa dicapai oleh motor baru ini adalah 107 km/jam menurut speedometer. Namun, ketika diukur menggunakan alat Racebox, angkanya tercatat 98,5 km/jam.
Karakter Berkendara: Tetap Ideal untuk Mobilitas Harian
Meskipun ada sedikit penurunan dalam angka akselerasi dan kecepatan puncak, karakter keseluruhan New Vario 125 2026 tetap sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari. Motor ini menawarkan keseimbangan yang baik, berada di antara performa Vario 160 yang lebih bertenaga dan BeAT yang lebih ringkas.
Dalam skenario stop and go di perkotaan, motor ini tidak terasa lemas. Kemampuannya untuk menanjak di kawasan yang menanjak seperti Puncak, Bogor, pun masih tergolong bertenaga. Untuk kebutuhan menyalip kendaraan lain di jalan raya maupun saat berboncengan, performanya masih terasa cukup memadai.
Perubahan Lain: Bobot Mesin yang Lebih Ringan
Selain penyempurnaan pada mapping ECM, ada perubahan lain yang berkontribusi pada bobot mesin yang lebih ringan pada generasi terbaru ini.
Hikaru Yokomura, Vario 125 Large Project Leader dari Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd, menjelaskan bahwa upaya pengurangan bobot telah dilakukan pada beberapa komponen vital mesin:
- Radiator: Ukuran radiator diperkecil, menghasilkan pengurangan bobot sebesar 15%. Kapasitas water coolant juga turun 14%. Tutup radiator yang sebelumnya terbuat dari besi kini diganti dengan material plastik. Meskipun ada perubahan material dan ukuran, kemampuan pendinginan mesin diklaim tetap sama.
- Cover CVT: Komponen ini juga mengalami pemangkasan bobot, dengan penurunan mencapai 11%.
- Swing Arm: Bagian swing arm juga turut diperingan, dengan pengurangan bobot sekitar 10%.
Pengurangan bobot pada komponen-komponen ini secara keseluruhan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kelincahan dan efisiensi motor, meskipun dampaknya pada performa akselerasi puncak tidak begitu signifikan.
Data Akselerasi Lengkap
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perbandingan performa, berikut adalah data akselerasi lengkap dari kedua model:
Vario 125 2022
- 0-60 km/jam: 5,76 detik
- 0-100 km/jam: 24,18 detik
- 0-201 meter: 12,53 detik
- 0-402 meter: 20,57 detik
- Top speed di spido: 113 km/jam
- Top speed di Racebox: 106,8 km/jam
Vario 125 Street (New Vario 125 2026)
- 0-60 km/jam: 5,95 detik
- 0-100 km/jam: – (tidak terukur dalam pengujian ini karena tidak mencapai 100 km/jam)
- 0-201 meter: 12,69 detik
- 0-402 meter: 20,77 detik
- Top speed di spido: 107 km/jam
- Top speed di Racebox: 98,5 km/jam

















Discussion about this post