PR JATENG – Jaringan televisi NTN24, sebuah saluran internasional yang menyiarkan sinyalnya ke seluruh Amerika, menyajikan berita-berita terkini dari Venezuela, Kolombia, dan seluruh benua Amerika, melalui unggahan di akun Facebook resminya menayangkan gambar-gambar pertama yang diklaim sebagai momen kedatangan Presiden Venezuela Nicolás Maduro di wilayah Amerika Serikat, hari Sabtu 3 Januari 2026 waktu setempat.
Dalam tayangan tersebut, Nicolae Maduro terlihat turun dari sebuah pesawat Boeing 757 di Bandara Orange County, New York, wilayah yang berada tak jauh dari New Jersey.
Gambar tersebut disebut sebagai salah satu momen terpenting hari ini oleh presenter NTN24 yang melaporkannya secara langsung.
Menurut narasi siaran NTN24, Nicolás Maduro turun dari pesawat dengan pengawalan ketat aparat federal Amerika Serikat, yang di antaranya disebut sebagai agen Drug Enforcement Administration (DEA).
Ia tampak berjalan perlahan saat menuruni tangga pesawat.
Dalam tayangan yang sama, Maduro terlihat menggunakan jaket atau hoodie berwarna biru.
Kedua tangan dan kakinya tampak diborgol, sehingga ia harus bersandar pada petugas saat menuruni tangga pesawat untuk menghindari terjatuh.
Presenter NTN24 menyebut perlakuan tersebut menunjukkan bahwa Maduro diperlakukan sebagai tahanan dengan tingkat risiko tinggi, menggunakan prosedur keamanan yang biasa diterapkan dalam proses ekstradisi tersangka kejahatan berat ke Amerika Serikat.
Meski gambar yang ditampilkan tampak agak buram karena diambil dari jarak jauh, pihak NTN24 menegaskan bahwa sosok tersebut telah dikonfirmasi sebagai Nicolás Maduro.
Dalam tayangan lanjutan, terlihat puluhan aparat, yang disebut sebagai agen FBI, mengelilingi Maduro saat ia berjalan di area bandara.
NTN24 juga melaporkan bahwa sejumlah agen federal tampak merekam momen tersebut menggunakan telepon genggam, yang diduga sebagai bagian dari dokumentasi resmi kedatangan Maduro di Negara Bagian New York.
Hingga siaran tersebut ditayangkan, belum terlihat kemunculan Celia Flores, istri Nicolás Maduro, yang menurut laporan awal kemungkinan berada dalam pesawat yang sama.
Pihak NTN24 menyebut masih menunggu konfirmasi lanjutan terkait hal tersebut.
Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Nicolás Maduro selanjutnya diduga akan dibawa melalui jalur darat menuju fasilitas penahanan federal di Amerika Serikat.
Salah satu lokasi yang disebut adalah Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn, New York, yang dikenal sebagai tempat penahanan bagi tahanan dengan tingkat keamanan tinggi selama proses hukum berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Amerika Serikat maupun pemerintah Venezuela terkait kebenaran dan status hukum Nicolás Maduro sebagaimana dilaporkan oleh NTN24.
Redaksi menegaskan bahwa informasi ini bersumber dari unggahan dan siaran media asing, dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan resmi.***

















Discussion about this post