Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bulan Bahasa Bali: Budaya Punah, Koster Ingatkan Kutuk Jagat

Wafaul by Wafaul
Februari 6, 2026
in Berita Utama
0
Bulan Bahasa Bali: Budaya Punah, Koster Ingatkan Kutuk Jagat
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bulan Bahasa Bali 2026: Perayaan Budaya Sekaligus Pelestarian Warisan Leluhur

Denpasar – Memasuki tahun kedelapan penyelenggaraannya, Bulan Bahasa Bali kembali hadir pada Februari 2026. Acara yang bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan bahasa, aksara, dan sastra Bali ini dibuka secara resmi di Provinsi Bali pada Minggu, 1 Februari 2026. Gubernur Bali, Wayan Koster, meresmikan pembukaan acara akbar ini di Gedung Ksirarnawa, Art Centre Denpasar.

Pembukaan Bulan Bahasa Bali 2026 dimeriahkan oleh penampilan memukau dari Sanggar Seni KOKAR Bali (SMKN 3 Sukawati) yang membawakan garapan berjudul “Japatuan Ka Suargan”. Acara ini akan berlangsung selama sebulan penuh, hingga 28 Februari 2026, menawarkan serangkaian kegiatan menarik yang mencakup pementasan seni, berbagai jenis perlombaan, lokakarya kreatif, hingga upaya konservasi lontar.

Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali ini, menurut Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, merupakan wujud nyata dari upaya penyebarluasan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 80 Tahun 2018 mengenai Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, serta penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali itu sendiri.

Beragam Aktivitas Menarik dalam Bulan Bahasa Bali 2026

Perayaan pembukaan tidak hanya diwarnai oleh pertunjukan “Japatuan Ka Suargan”, tetapi juga dimeriahkan oleh festival menulis aksara Bali yang unik. Berbagai media digunakan dalam festival ini, mulai dari batu, tembaga, kain, hingga konsep baligrafi modern, kertas, rerajahan, bahkan format digital. Inisiatif ini menunjukkan fleksibilitas dan relevansi aksara Bali di era teknologi.

Selain itu, sebuah seminar penting turut digelar dengan fokus membahas isi lontar yang memiliki keterkaitan mendalam dengan pembangunan jiwa yang paripurna. Diskusi semacam ini krusial untuk menggali kembali kearifan lokal yang terkandung dalam warisan leluhur.

Rangkaian acara Bulan Bahasa Bali 2026 juga mencakup 17 jenis perlombaan yang dirancang untuk menguji dan meningkatkan keterampilan berbahasa Bali. Tak ketinggalan, workshop yang mengajarkan berbagai aspek, mulai dari teknik berbicara bahasa Bali hingga seni baligrafi, akan memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar dan berkreasi.

Pameran yang menampilkan kolaborasi antara teknologi dan industri kreatif yang berkaitan erat dengan bahasa, aksara, dan sastra Bali akan menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat melihat bagaimana inovasi masa kini dapat bersinergi dengan kekayaan budaya masa lalu. Acara ini juga akan menyuguhkan apresiasi sastra dan kegiatan konservasi lontar, sebuah upaya vital untuk menjaga kelestarian naskah-naskah kuno yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.

“Tahun ini, kami memberikan penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama kepada dua tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa dalam perkembangan bahasa, sastra, dan aksara Bali,” ujar Ida Bagus Gede Wesnawa Punia.

Ajakan untuk Melestarikan Budaya Bali

Gubernur Bali, Wayan Koster, secara tegas mengajak seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Beliau menekankan bahwa warisan budaya ini merupakan salah satu pilar utama identitas Bali.

“Jangan sampai budaya kita mati. Jika sampai budaya Bali punah, hal pertama yang kita lakukan adalah berdosa kepada leluhur, dan kita semua akan terkena kutukan,” tegasnya. Koster menambahkan, sepengetahuannya, hanya di Bali yang memiliki acara khusus seperti Bulan Bahasa Bali yang didedikasikan untuk bahasa, aksara, dan sastra.

Gubernur Koster juga menyoroti masih adanya ketidaktertiban dalam penggunaan aksara Bali di berbagai tempat, seperti toko, hotel, restoran, kantor, dan fasilitas umum lainnya. Ia mendorong agar penggunaan aksara Bali menjadi sebuah gerakan kolektif yang tampil di setiap ruang publik.

Beliau membandingkan dengan negara-negara maju yang memiliki aksara sendiri, seperti Tiongkok, Jepang, dan Thailand, yang turut menjadi negara kuat. “Kita diwariskan aksara Bali ini, bagaimana leluhur menciptakan ‘ha na ca ra ka’. Kita hanya menggunakan, jika tidak tertib menggunakannya, itu namanya kebangetan,” paparnya.

Lebih lanjut, Koster berharap agar semua tempat dapat menggunakan aksara Bali secara dominan, bahkan idealnya tanpa harus bergantung pada aksara Latin. “Pergub Bali ini sudah sangat toleran. Jika ada di lingkungan Anda yang tidak menggunakan aksara Bali, tegurlah mereka. Jangan sampai Satpol PP yang harus turun. Ini harus menjadi kesadaran kolektif,” pungkasnya.

Bulan Bahasa Bali 2026 bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah komitmen nyata untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya Bali bagi generasi mendatang. Melalui berbagai kegiatan yang interaktif dan edukatif, diharapkan kesadaran akan pentingnya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali semakin mengakar di hati masyarakat.

Upaya konservasi lontar, misalnya, menjadi gerbang untuk memahami lebih dalam filosofi dan sejarah peradaban Bali yang tertuang dalam lembaran-lembaran kuno tersebut. Sementara itu, festival menulis aksara Bali membuka ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas mereka melalui media yang beragam.

Pergub Nomor 80 Tahun 2018 menjadi landasan hukum yang kuat untuk memastikan bahwa bahasa, aksara, dan sastra Bali senantiasa dijaga dan dikembangkan. Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali secara konsisten setiap tahunnya menjadi bukti bahwa pemerintah dan masyarakat Bali bersatu padu dalam visi pelestarian budaya.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”
Berita Utama

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang
Berita Utama

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?
Berita Utama

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Next Post
Cuaca Malang-Batu 2 Februari 2026: Dingin Berawan, Hujan Menyejukkan hingga 17°C

Cuaca Malang-Batu 2 Februari 2026: Dingin Berawan, Hujan Menyejukkan hingga 17°C

Hujan Solo Minggu Ini: Siapkan Payung!

Hujan Solo Minggu Ini: Siapkan Payung!

Ethiopia Membara: Perang Saudara Mengamuk

Ethiopia Membara: Perang Saudara Mengamuk

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

HUT ke-5 TribunPalu: Ucapan Selamat Arman Sely untuk Kejayaan Berkelanjutan

HUT ke-5 TribunPalu: Ucapan Selamat Arman Sely untuk Kejayaan Berkelanjutan

1 bulan ago
Mafia Sampah Luar Negeri Berkedok  Importir

Mafia Sampah Luar Negeri Berkedok Importir

3 tahun ago
BP Batam Berikan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Bagi PPK Tipe C

BP Batam Berikan Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Bagi PPK Tipe C

2 tahun ago
8 Aparat Peras Bj  300 Jt ,Modus  Gerebek Narkoba

8 Aparat Peras Bj  300 Jt ,Modus  Gerebek Narkoba

4 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id