Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Lokal

Bupati Situbondo Tanggung Biaya Pendidikan Dua Bocah Putus Sekolah

Wafaul by Wafaul
Februari 12, 2026
in Lokal
0
Bupati Situbondo Tanggung Biaya Pendidikan Dua Bocah Putus Sekolah
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua Bocah Putus Sekolah di Situbondo Dapat Sorotan, Bupati Siap Tanggung Biaya Pendidikan

Situbondo, Jawa Timur – Kasus dua bocah bersaudara yang terpaksa menghentikan pendidikan mereka di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, telah menarik perhatian luas dari berbagai kalangan. Kondisi memprihatinkan yang dialami SA (16) dan adiknya R (7) akibat keterbatasan ekonomi keluarga, mendorong berbagai pihak untuk memberikan dukungan.

Dua bersaudara ini terpaksa putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Sang ayah telah meninggal dunia, sementara ibu mereka harus bekerja di luar negeri demi menafkahi keluarga. Situasi ini membuat keduanya tidak mampu lagi melanjutkan pendidikan formal.

Perhatian Penuh dari Pemerintah Daerah

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang akrab disapa Mas Rio, menunjukkan kepeduliannya secara langsung. Ia menyatakan kesiapannya untuk menanggung seluruh biaya pendidikan kedua bocah tersebut agar mereka dapat kembali bersekolah dan melanjutkan cita-cita mereka.

“Untuk biaya pendidikannya biar saya yang akan tanggung dan saya siap,” ujar Mas Rio, menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan anak-anak di wilayahnya terpenuhi.

Peluang Orang Tua Asuh Tetap Terbuka

Meskipun Bupati telah menyatakan kesanggupannya untuk menanggung biaya pendidikan, Pemerintah Kabupaten Situbondo tetap membuka pintu lebar bagi masyarakat yang ingin berkontribusi lebih. Program orang tua asuh menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan dukungan sosial bagi SA dan R.

“Silakan kalau ada masyarakat yang mau menjadi orang tua asuhnya,” kata Mas Rio.

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan, baik dari segi moril maupun materiil, serta memastikan keberlanjutan pengasuhan dan pendidikan yang layak bagi kedua anak tersebut. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat meringankan beban pemerintah dan memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi perkembangan SA dan R.

Kronologi dan Penanganan Kasus

Putusnya sekolah SA dan R berawal dari situasi keluarga yang memburuk pasca meninggalnya sang ayah. Sang ibu yang terpaksa mencari nafkah di luar negeri tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan primer keluarga, termasuk biaya pendidikan anak-anaknya.

SA, sebagai kakak tertua, terpaksa memilih untuk bekerja demi membantu perekonomian neneknya. Sementara itu, adiknya, R, masih dalam usia sekolah dasar dan berpotensi besar untuk kembali mengenyam pendidikan.

Saat ini, kondisi kedua bocah tersebut mulai mendapatkan perhatian dan pendampingan serius dari pemerintah. SA telah ditampung di panti asuhan milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Penempatan ini diharapkan dapat memberikan lingkungan yang aman dan terstruktur bagi SA, serta membantu dalam proses pendidikannya.

Sementara itu, R akan tetap tinggal bersama neneknya di desa mereka. R direncanakan akan kembali bersekolah di desa setempat, dengan harapan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Penanganan Serius Lintas Instansi

Kasus putus sekolah yang dialami oleh SA dan R tidak hanya menjadi perhatian Bupati, tetapi juga ditangani secara serius oleh Dinas Sosial Kabupaten Situbondo dan Kejaksaan Negeri Situbondo. Koordinasi intensif antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan bahwa hak pendidikan anak-anak ini dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan tidak terputus kembali di masa mendatang.

Upaya penanganan yang komprehensif ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan psikologis, hingga fasilitasi akses pendidikan yang memadai. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan solusi jangka panjang agar kasus serupa tidak terulang kembali di Situbondo.

Diharapkan dengan adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, SA dan R dapat kembali meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan. Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung anak-anak yang kurang beruntung agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026
Lokal

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026

Februari 17, 2026
Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal
Lokal

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Februari 17, 2026
48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata
Lokal

48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

Februari 16, 2026
Next Post
Rupiah Perkasa: Sentuh Rp16.873/Dolar AS

Rupiah Perkasa: Sentuh Rp16.873/Dolar AS

Polisi Tak Tahan Anak Pejabat: Tabrak Warga Hingga Patah Tulang

Polisi Tak Tahan Anak Pejabat: Tabrak Warga Hingga Patah Tulang

Ban Belakang Motor Cepat Tipis: Fakta Terungkap

Ban Belakang Motor Cepat Tipis: Fakta Terungkap

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Masyarakat Terdampak Pengembangan Rempang Eco City Diberikan Santunan dan Relokas

Masyarakat Terdampak Pengembangan Rempang Eco City Diberikan Santunan dan Relokas

2 tahun ago
Robig Zaenudin: Polisi Penembak Gamma Masih Bertahan

Robig Zaenudin: Polisi Penembak Gamma Masih Bertahan

3 minggu ago
10 Hewan Menggemaskan, Cerdasnya Bikin Terpana

Live Klasemen Timur jelang Persipura vs Deltras FC, Mutiara Hitam kejar Barito Putera-PSS Sleman

1 bulan ago
Pemko Batam Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Untuk ASN

Pemko Batam Gelar Pelatihan Bahasa Inggris Untuk ASN

2 tahun ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id