Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Otomotif

7 Tanda Ban Mobilmu Wajib Ganti, Jangan Sampai Meledak!

Wafaul by Wafaul
Februari 13, 2026
in Otomotif
0
7 Tanda Ban Mobilmu Wajib Ganti, Jangan Sampai Meledak!
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ban mobil adalah satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Seringkali, banyak pengemudi meremehkan kondisi ban, menganggapnya masih layak pakai hanya karena terlihat “oke” secara visual. Padahal, ban yang terlihat baik belum tentu menjamin keamanan, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan jarak jauh atau melintasi medan jalan yang bervariasi, mulai dari jalanan basah hingga yang rusak parah.

Mengabaikan penggantian ban yang sudah waktunya bukan hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi yang lebih krusial adalah menyangkut keselamatan jiwa. Ban yang telah melewati batas usia pakai atau mengalami kerusakan memiliki risiko tinggi menyebabkan mobil kehilangan kendali, tergelincir (selip), bahkan berpotensi pecah di tengah perjalanan. Kejadian seperti ini tentu sangat membahayakan dan dapat berujung pada kecelakaan fatal.

Untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat mengenai kapan ban mobil Anda perlu segera diganti, berikut adalah tujuh indikator penting yang perlu diperhatikan.

1. Munculnya Benjolan pada Permukaan Ban

Salah satu tanda paling mengkhawatirkan yang menunjukkan ban mobil Anda dalam kondisi berbahaya adalah munculnya benjolan pada permukaannya. Benjolan ini secara fisik mengindikasikan bahwa kawat penguat di dalam struktur ban telah putus. Putusnya kawat ini secara drastis mengurangi kekuatan ban dalam menahan tekanan udara di dalamnya, sehingga meningkatkan risiko pecah ban secara mendadak kapan saja.

Penyebab umum munculnya benjolan pada ban biasanya dikarenakan tekanan angin yang tidak sesuai standar (terlalu rendah) atau akibat sering menghantam lubang jalanan atau polisi tidur dengan keras. Sekecil apapun benjolan yang Anda temukan pada ban, jangan pernah menundanya. Ban dengan kondisi seperti ini sudah tidak layak pakai dan wajib segera diganti demi menjaga keselamatan Anda dan penumpang.

2. Tapak Ban Mencapai Batas Indikator Keausan (TWI)

Setiap ban mobil modern dilengkapi dengan fitur yang disebut Tread Wear Indicator (TWI). TWI berfungsi sebagai penanda visual batas maksimal keausan tapak ban. Tanda ini umumnya berupa segitiga kecil yang terukir di dinding samping ban, atau berupa tonjolan kecil yang terletak di celah-celah alur kembang ban.

Ketika ketebalan tapak ban sudah sejajar atau bahkan mulai menyentuh indikator TWI ini, itu berarti ban Anda telah mencapai batas keausannya. Penurunan ketebalan tapak ban secara signifikan akan mengurangi daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan. Ban dengan tapak yang sangat tipis menjadi sangat berbahaya ketika digunakan di jalanan yang basah. Kondisi ini sangat rentan menyebabkan fenomena aquaplaning, di mana ban kehilangan kontak dengan aspal dan mobil tergelincir tak terkendali di atas lapisan air.

3. Jarak Tempuh Pemakaian Ban Melebihi 40.000 Kilometer

Selain melakukan inspeksi visual terhadap kondisi fisik ban, sangat penting untuk memperhatikan catatan jarak tempuh pemakaian ban Anda. Secara umum, para ahli otomotif menyarankan penggantian ban mobil setelah menempuh jarak sekitar 40.000 kilometer. Jika diasumsikan rata-rata pemakaian mobil adalah sekitar 20.000 kilometer per tahun, maka sebuah ban umumnya perlu diganti setiap dua tahun sekali.

Meskipun kembang ban terlihat masih cukup tebal, setelah melewati batas jarak tempuh tersebut, elastisitas karet ban akan mulai menurun secara alami. Karet ban menjadi lebih keras dan kehilangan kemampuan daya cengkeram optimalnya, terutama saat melintasi permukaan jalan yang licin atau tergenang air.

4. Usia Ban Telah Melebihi Tiga Tahun

Ban mobil tidak hanya mengalami keausan akibat pemakaian fisik, tetapi juga mengalami penurunan kualitas seiring bertambahnya usia. Bahkan jika mobil jarang digunakan, ban yang telah berusia lebih dari tiga tahun tetap akan mengalami penurunan kualitas karetnya.

Material karet pada ban akan mengeras seiring berjalannya waktu, terutama akibat paparan panas matahari dan udara terbuka secara terus-menerus. Konsekuensi dari pengerasan karet ini adalah ban akan terasa kurang nyaman saat digunakan, mengeluarkan suara bising yang lebih signifikan, dan menjadi lebih rentan terhadap keretakan. Oleh karena itu, meskipun Anda jarang memakai mobil, ban yang sudah berumur tua sebaiknya tetap dipertimbangkan untuk diganti demi keamanan.

5. Ban Terlihat Gundul, Meskipun Hanya Sebagian

Kondisi ban yang terlihat gundul, bahkan jika hanya terjadi pada bagian tengah ban atau sebagian kecil permukaannya, tetap merupakan indikasi bahaya. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian tekanan angin dalam ban atau masalah pada sistem spooring kendaraan.

Ketika kembang ban tidak rata dan aus secara tidak merata, daya cengkeram ban terhadap permukaan aspal akan berkurang secara signifikan. Hal ini tentu saja akan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Jangan sampai Anda terkecoh oleh bagian ban lain yang mungkin masih terlihat tebal. Jika ada satu bagian saja yang sudah gundul, ban tersebut sudah tidak aman lagi untuk digunakan.

6. Terdapat Terlalu Banyak Tambalan pada Ban

Ban mobil memang dirancang agar masih dapat ditambal jika terkena benda tajam seperti paku. Namun, jika sebuah ban memiliki terlalu banyak tambalan, hal ini akan secara keseluruhan menurunkan kekuatan struktur ban.

Untuk lubang kecil yang posisinya berdekatan, sebaiknya sebuah ban tidak ditambal lebih dari tiga kali. Jika lubang-lubang tersebut berjauhan lokasinya, batas aman untuk penambalan adalah sekitar enam kali. Apabila jumlah tambalan melebihi batas tersebut, risiko ban mengalami kebocoran mendadak atau bahkan pecah saat berkendara akan meningkat secara eksponensial, yang tentunya sangat membahayakan keselamatan perjalanan Anda.

7. Munculnya Retakan atau Lecet pada Permukaan Ban

Retakan pada permukaan ban biasanya muncul sebagai akibat dari usia ban yang sudah tua, paparan panas yang berlebihan dan terus-menerus, atau karena menggunakan ban yang sudah lama disimpan dalam kondisi tidak ideal. Sekecil apapun retakan yang muncul, ini menandakan bahwa karet ban mulai kehilangan kelenturannya, menjadi rapuh, dan tidak lagi memiliki elastisitas yang optimal.

Selain retakan, ban yang mengalami lecet akibat gesekan dengan benda tajam atau permukaan jalan yang kasar dan rusak juga sebaiknya segera diganti. Lecet pada ban dapat melemahkan lapisan pelindung ban dan membuatnya lebih rentan pecah ketika digunakan dalam kecepatan tinggi.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Bagnaia Buka Suara: Rumor Hengkang dari Ducati 2027
Otomotif

Bagnaia Buka Suara: Rumor Hengkang dari Ducati 2027

Februari 17, 2026
5 Bagian Interior Ungkap Sejarah Mobilmu
Otomotif

5 Bagian Interior Ungkap Sejarah Mobilmu

Februari 16, 2026
Mengapa Helm MotoGP Sempit? Ini Jawabannya
Otomotif

Mengapa Helm MotoGP Sempit? Ini Jawabannya

Februari 16, 2026
Next Post
Lions Club Makassar: Tamu Pertama Open House HUT ke-22 Tribun Timur

Lions Club Makassar: Tamu Pertama Open House HUT ke-22 Tribun Timur

5 Drakor Romantis Chae Jong Hyeop: In Your Radiant Season & Lainnya

5 Drakor Romantis Chae Jong Hyeop: In Your Radiant Season & Lainnya

Prabowo: Ganti Atap Seng, Pakar Kritik Kebijakan

Prabowo: Ganti Atap Seng, Pakar Kritik Kebijakan

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Boiyen Digugat: Suami Wajib Bayar Investasi Januari 2026

Boiyen Digugat: Suami Wajib Bayar Investasi Januari 2026

2 bulan ago
Ramalan 12 Januari 2026: 4 Zodiak Dibimbing Semesta Tentukan Arah Hidup

Ramalan 12 Januari 2026: 4 Zodiak Dibimbing Semesta Tentukan Arah Hidup

2 bulan ago
10 Tanda Kulit Kerusakan Ginjal yang Wajib Diwaspadai

10 Tanda Kulit Kerusakan Ginjal yang Wajib Diwaspadai

2 bulan ago
Zodiak Leo hari ini 4 Januari 2026: Aura bersinar, emosi melejit, kerja jalan terus

Zodiak Leo hari ini 4 Januari 2026: Aura bersinar, emosi melejit, kerja jalan terus

1 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id