Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Breaking News

Tanah Gerak Padasari Meluas, 2.453 Warga Tegal Mengungsi

Wafaul by Wafaul
Februari 13, 2026
in Breaking News
0
Tanah Gerak Padasari Meluas, 2.453 Warga Tegal Mengungsi
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bencana Tanah Bergerak Melanda Tegal: Ratusan Rumah Hancur, Ribuan Mengungsi

Pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terus menunjukkan dampaknya yang merusak dan meluas. Fenomena alam yang terjadi sejak awal Februari 2026 ini telah menimbulkan kerugian materiil yang signifikan dan memaksa ribuan warga untuk meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. Hingga kini, situasi di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan terus bertambah, mengancam lebih banyak bangunan dan menghadirkan tantangan kemanusiaan yang mendesak.

Skala Kerusakan yang Mengkhawatirkan

Data terbaru menunjukkan bahwa total 464 rumah warga mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah ini. Dari jumlah tersebut, angka yang paling mengkhawatirkan adalah 250 rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan berat. Kondisi ini berarti sebagian besar bangunan tersebut tidak lagi layak huni dan memerlukan penanganan segera.

Selain rumah warga, fasilitas umum dan keagamaan juga tidak luput dari dampak bencana ini. Bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Adalah yang berlantai dua mengalami nasib tragis. Pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026, bangunan asrama putri pondok pesantren tersebut dilaporkan ambruk dan nyaris rata dengan tanah. Kejadian ini menambah daftar bangunan yang roboh, setelah sebelumnya bangunan asrama putra dan gedung SMA di ponpes yang sama juga mengalami keruntuhan.

Ribuan Warga Mengungsi

Situasi darurat ini secara langsung berdampak pada kehidupan lebih dari 2.453 warga yang terdiri dari 596 keluarga. Mereka terpaksa mengungsi dari rumah mereka yang terancam atau sudah rusak. Ribuan warga ini tersebar di delapan titik pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Titik-titik pengungsian tersebut meliputi gudang desa, sekolah, majelis taklim, dan gedung serba guna. Selain itu, sebagian warga juga mencari perlindungan di rumah kerabat mereka.

Aris Prayoga, seorang santri Ponpes Al Adalah, menceritakan detik-detik evakuasi. Ia menuturkan bahwa para santri di ponpes tersebut telah diungsikan sejak Selasa pagi, 3 Februari 2026, ketika pergerakan tanah pertama kali terjadi. Keputusan evakuasi ini diambil untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, mengingat intensitas pergerakan tanah yang semakin meningkat.

Respons Pemerintah dan Rencana Hunian Sementara

Menghadapi situasi yang kian memburuk, Pemerintah Kabupaten Tegal telah menetapkan masa tanggap darurat bencana tanah gerak selama 14 hari. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tegal, Muhammad Afifudin, menyatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan masa transisi untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para korban.

Rencana pembangunan huntara ini menjadi langkah krusial untuk memberikan tempat tinggal yang aman bagi warga yang kehilangan rumah mereka. Lahan milik Perhutani telah diidentifikasi sebagai lokasi potensial untuk pembangunan huntara.

“Kami siapkan masa transisi, di mana ada kesempatan membangun huntara,” ujar Afifudin. “Kita lihat di lapangan, bangunan hampir 100 persen tidak bisa digunakan, baik tempat tinggal, fasilitas sekolah, tempat ibadah, pemerintahan tidak berfungsi secara normal.” Pernyataan ini menggarisbawahi skala kerusakan yang sangat parah dan kebutuhan mendesak akan solusi perumahan sementara.

Kronologi dan Dampak Pergerakan Tanah

Pergerakan tanah di Desa Padasari bukanlah fenomena baru, namun kerusakan terparah dilaporkan terjadi sejak Senin, 2 Februari 2026. Fenomena alam ini bermanifestasi dalam berbagai bentuk kerusakan yang mengerikan. Dinding rumah terlihat retak, lantai tanah ambles, dan bangunan roboh tak tersisa. Selain itu, pergerakan tanah juga menyebabkan patahan pada badan jalan, mengganggu akses transportasi dan mobilitas warga.

Situasi di lapangan terus dipantau secara ketat oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, dan relawan. Upaya penanganan bencana terus dilakukan, mulai dari evakuasi warga, pendirian posko pengungsian, hingga distribusi bantuan logistik. Namun, tantangan terbesar tetaplah pada pemulihan jangka panjang dan pembangunan kembali kehidupan warga yang terdampak bencana.

Mitigasi dan Kewaspadaan di Masa Depan

Kejadian tanah bergerak di Padasari menjadi pengingat penting akan kerentanan wilayah tersebut terhadap bencana alam. Studi lebih lanjut mengenai penyebab pergerakan tanah, seperti kondisi geologi dan hidrologi, perlu dilakukan untuk merumuskan strategi mitigasi yang lebih efektif di masa mendatang. Edukasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda awal tanah bergerak dan tindakan pencegahan juga memegang peranan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memberikan dukungan penuh kepada para korban, tidak hanya dalam penyediaan hunian sementara, tetapi juga dalam program pemulihan ekonomi dan psikososial pascabencana. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait akan menjadi kunci utama dalam menghadapi dan memulihkan diri dari dampak bencana tanah bergerak yang telah melanda Kabupaten Tegal.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”
Berita Utama

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang
Berita Utama

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Mayat Plastik Kos: Korban Pencopetan Ditemukan Tewas
Breaking News

Mayat Plastik Kos: Korban Pencopetan Ditemukan Tewas

Februari 15, 2026
Next Post
PPI Jatim 2025: Riset Berdampak Nyata untuk Industri

PPI Jatim 2025: Riset Berdampak Nyata untuk Industri

Jadwal Ferry ASDP Kupang: KMP Ile Labalekan Larantuka-Kupang, Senin 12 Siang

Jadwal Ferry ASDP Kupang: KMP Ile Labalekan Larantuka-Kupang, Senin 12 Siang

Atasi Jerawat PCOS: Kunci Sabun Wajah Lembut

Atasi Jerawat PCOS: Kunci Sabun Wajah Lembut

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Bilboard Diatas JPO,  Diduga Hasil konspirasi Pejabat Pemko Dengan Pengusaha

Bilboard Diatas JPO, Diduga Hasil konspirasi Pejabat Pemko Dengan Pengusaha

2 tahun ago
James Rodriguez Gabung MLS: Karier Baru di Amerika

James Rodriguez Gabung MLS: Karier Baru di Amerika

2 minggu ago
SPBU BP Jual BBM Oktan 92: Harga Turun Mulai Hari Ini

SPBU BP Jual BBM Oktan 92: Harga Turun Mulai Hari Ini

2 bulan ago
Piala Asia U-23, BP Batam dan Pemko Batam Gelar Nobar di Indoor Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Batam

Piala Asia U-23, BP Batam dan Pemko Batam Gelar Nobar di Indoor Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Batam

2 tahun ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id