Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Lokal

Tragedi Dompu: Ayah Cekik Balita 5 Tahun, Jasad Disimpan di Lemari

Wafaul by Wafaul
Februari 13, 2026
in Lokal
0
Tragedi Dompu: Ayah Cekik Balita 5 Tahun, Jasad Disimpan di Lemari
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi Memilukan di Dompu: Ayah Tega Habisi Nyawa Anak Kandung, Jasad Disimpan di Lemari

Dompu, Nusa Tenggara Barat – Sebuah peristiwa kelam yang mengguncang hati sanubari terjadi di Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, diduga kuat menjadi korban kekejaman ayah kandungnya sendiri, yang diidentifikasi sebagai AH (29). Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bocah malang tersebut diduga tewas akibat dicekik oleh pelaku hingga kehilangan nyawanya. Yang lebih mengerikan, setelah memastikan sang anak tak bernyawa, pelaku dengan tega menyimpan jasadnya di dalam sebuah lemari pakaian di rumah mereka, seolah tak ada penyesalan atas perbuatannya.

Kepala Seksi Humas Polres Dompu, Inspektur Polisi Satu (Iptu) I Nyoman Suardika, membenarkan adanya insiden pembunuhan terhadap anak di bawah umur ini. “Benar, telah terjadi tindak pidana pembunuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri,” ujar Iptu Suardika pada Minggu, 7 Februari 2026. Pernyataan ini menegaskan betapa mengerikannya kejadian yang memilukan ini.

Kronologi Peristiwa yang Mengejutkan

Peristiwa ini bermula pada Jumat sore, ketika korban pulang ke rumah bersama ibunya usai menghadiri sebuah pesta pernikahan. Kehidupan normal keluarga itu seketika berubah menjadi mimpi buruk di malam harinya. Saat itu, korban berada di rumah bersama ayahnya. Namun, pada waktu yang tidak dapat dipastikan secara pasti, pelaku diduga kuat telah melakukan tindakan keji dengan mencekik anaknya hingga tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.

Setelah perbuatan sadis itu dilakukan, pelaku kemudian menyembunyikan jasad anaknya di dalam lemari pakaian. Kejadian mengerikan ini baru terungkap ketika korban tidak terlihat oleh keluarga dan dilaporkan menghilang. Hilangnya bocah lima tahun tersebut sontak memicu kepanikan di kalangan warga. Mereka segera membentuk tim pencarian untuk menemukan sang anak.

“Korban sempat dilaporkan menghilang, sehingga warga langsung melakukan pencarian,” jelas Suardika. Dalam upaya pencarian yang dilakukan dengan penuh harap, tim gabungan menemukan jasad korban dalam kondisi kaku di dalam lemari pakaian. Penemuan ini sontak mengagetkan semua orang yang hadir dan memicu kemarahan yang luar biasa di hati warga.

Warga Kepung Rumah Pelaku, Polisi Berhasil Amankan

Mengetahui bahwa pelaku pembunuhan sadis ini adalah ayah kandung korban sendiri, emosi warga tak terbendung. Massa yang dipenuhi amarah segera mengepung rumah pelaku dengan niat untuk melakukan aksi main hakim sendiri. Situasi sempat memanas dan berpotensi menimbulkan kekacauan lebih luas.

Menyadari urgensi situasi, aparat kepolisian dari Polres Dompu segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Dengan sigap, tim kepolisian berhasil meredam amukan massa dan mengamankan pelaku sebelum situasi semakin memburuk. “Warga mengepung rumah pelaku untuk menghakimi AH. Namun tim Pamapta II Polres Dompu berhasil meredam situasi dan mengamankan pelaku ke Polres Dompu,” terang Suardika. Kehadiran polisi sangat krusial dalam mencegah tindakan main hakim sendiri dan memastikan proses hukum dapat berjalan.

Riwayat Gangguan Jiwa Pelaku: Fakta yang Mengejutkan

Dari hasil pendalaman awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, terungkap fakta mengejutkan mengenai kondisi kejiwaan pelaku. Diketahui bahwa AH memiliki riwayat gangguan jiwa. Ia tercatat pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa pada tahun 2019.

“Pelaku ini merupakan penyintas gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa,” ungkap Suardika. Pihak kepolisian menduga kuat bahwa pelaku mengalami episode psikotik berat saat melakukan perbuatannya. Kondisi ini diduga membuatnya kehilangan akal sehat, kendali diri, serta empati terhadap anaknya sendiri.

Meskipun demikian, penyelidikan terhadap kasus ini tetap berlanjut. Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini dengan melibatkan tenaga medis profesional dan ahli kejiwaan. Tujuannya adalah untuk menentukan status pertanggungjawaban hukum pelaku secara akurat, mempertimbangkan kondisi kejiwaannya. “Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaan pelaku dengan melibatkan ahli,” tambahnya.

Pasca-kejadian tragis ini, aparat keamanan masih terus melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan menjaga stabilitas keamanan di desa tersebut. Hingga Minggu, situasi di Desa Mbawi dilaporkan berangsur pulih dan kembali kondusif. “Saat ini kondisi desa sudah mulai kembali tenang,” pungkas Suardika. Peristiwa ini menjadi pengingat yang menyakitkan akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026
Lokal

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026

Februari 17, 2026
Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal
Lokal

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Februari 17, 2026
48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata
Lokal

48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

Februari 16, 2026
Next Post
Jawa Barat Senin 9 Feb: Waspada Hujan Badai & Petir

Jawa Barat Senin 9 Feb: Waspada Hujan Badai & Petir

Navigasi Kepercayaan Survei Indikator

Navigasi Kepercayaan Survei Indikator

Lirik & Terjemahan: “Let Your Soul Be Your Pilot” – Sting

Lirik & Terjemahan: "Let Your Soul Be Your Pilot" - Sting

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

BP Batam Jadi Bencmark Sespimti Polri 

BP Batam Jadi Bencmark Sespimti Polri 

2 tahun ago
Rudi Ajak Masyarakat Batam Buka Bersama

Rudi Ajak Masyarakat Batam Buka Bersama

2 tahun ago
HUT ke-5 TribunPalu: Ucapan Selamat Arman Sely untuk Kejayaan Berkelanjutan

HUT ke-5 TribunPalu: Ucapan Selamat Arman Sely untuk Kejayaan Berkelanjutan

1 bulan ago
Klarifikasi pihak PT Paxocean , Limbah B3 cair Bukan Milik kami

Klarifikasi pihak PT Paxocean , Limbah B3 cair Bukan Milik kami

3 tahun ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id