Duel Krusial: AS Roma Berjuang Raih Tiket Liga Champions, Hadapi Momentum Kebangkitan Cagliari
Liga Italia Serie A musim 2025-2026 semakin memanas memasuki pekan ke-24. AS Roma akan melakoni laga kandang penting menghadapi Cagliari di Stadion Olimpico pada Selasa, 11 Februari 2026, dengan kick-off pukul 02.45 WIB. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Giallorossi dalam upaya mereka menjaga asa finis di zona empat besar, demi mengamankan tiket ke Liga Champions Eropa.
Roma tengah berjuang untuk bangkit setelah melewati periode yang kurang memuaskan. Tiga pertandingan terakhir di berbagai kompetisi belum mampu mereka menangkan. Namun, hasil imbang melawan AC Milan dan Panathinaikos patut diapresiasi, terutama ketika mereka harus bermain dengan sepuluh pemain saat menghadapi Panathinaikos di laga tandang. Meskipun demikian, performa Roma kembali menurun saat mereka kalah tipis 0-1 dari Udinese di pertandingan tandang terakhirnya, akibat gol yang tercipta dari situasi bola mati yang berbelok arah.
Kekalahan tersebut sedikit menodai catatan impresif AS Roma di Serie A musim ini. Hingga pekan ke-23, tim asuhan Gian Piero Gasperini ini telah mengoleksi 14 kemenangan dari 23 pertandingan liga. Catatan ini merupakan yang terbaik bagi klub ibu kota Italia tersebut pada tahap musim yang sama sejak tahun 2017, ketika mereka berhasil mengakhiri musim di posisi kedua klasemen. Musim ini, target Roma memang lebih realistis namun tetap ambisius, yaitu finis di empat besar. Tiket Liga Champions menjadi incaran utama setelah sekian lama absen dari kompetisi antarklub paling prestisius di Eropa.
Persaingan menuju zona empat besar semakin ketat. Juventus, Como, dan Atalanta masih berada dalam jalur perburuan tiket Liga Champions. Oleh karena itu, AS Roma sangat tidak boleh kehilangan poin, terutama saat bermain di kandang sendiri. Apalagi, rekor kandang Roma saat menghadapi Cagliari sangat meyakinkan. Dalam tiga pertemuan terakhir di Stadion Olimpico, Roma selalu berhasil meraih kemenangan tanpa kebobolan satu gol pun.
Cagliari: Tim Kuda Pacu yang Bangkit dari Keterpurukan
Meskipun demikian, Cagliari datang ke Roma dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tim asal Sardinia ini berhasil memenangkan pertemuan pertama musim ini melawan Roma dengan skor 1-0 pada Desember lalu. Kemenangan tersebut menjadi titik balik kebangkitan Cagliari di klasemen Serie A. Setelah sempat terpuruk di papan bawah, Cagliari perlahan menjauh dari zona degradasi dan kini bertengger di papan tengah dengan menempati posisi ke-12.
Cagliari kini mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Serie A, jumlah yang sama dengan total kemenangan mereka dalam 17 pertandingan sebelumnya. Performa impresif ini berlanjut setelah mereka berhasil menumbangkan Juventus, kemudian menang di kandang Fiorentina, dan yang terbaru, mereka tampil dominan dengan membantai Hellas Verona 4-0. Cagliari kini mengincar empat kemenangan liga beruntun, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada Oktober 2012.
Terlepas dari hasil akhir pertandingan melawan Roma, pelatih muda Fabio Pisacane telah menunjukkan potensi besar dalam memimpin Cagliari. Di bawah arahan Pisacane, Cagliari berhasil mencatatkan perolehan poin terbaik mereka dalam enam tahun terakhir pada tahap musim ini.
Tantangan di Skuad Roma dan Kekuatan Cagliari
Dari sisi skuad, AS Roma masih menghadapi sejumlah kendala cedera yang cukup signifikan. Gelandang kunci Manu Kone dan playmaker andalan Paulo Dybala dipastikan belum bisa diturunkan. Stephan El Shaarawy juga berpeluang besar absen dari pertandingan ini. Evan Ferguson kemungkinan besar akan memulai pertandingan dari bangku cadangan, sementara Bryan Zaragoza berpeluang menjalani debutnya bersama Roma. Di lini depan, Artem Dovbyk dan Robino Vaz masih belum tersedia. Dries Mertens kembali dipercaya menjadi ujung tombak utama. Sejak didatangkan dari Aston Villa, Donyell Malen mendapat pujian dari Gasperini atas etos kerjanya. Ia kini menjadi pemain dengan jumlah tembakan terbanyak kedua di Serie A sejak kedatangannya, meskipun baru mencetak satu gol.
Sementara itu, dari kubu Cagliari, Michael Folorunsho, Andrea Belotti, dan Mattia Felici masih harus menepi karena cedera. Namun, di luar nama-nama tersebut, Pisacane memiliki skuad yang relatif lengkap. Semih Kilicsoy diperkirakan akan kembali menjadi starter di lini depan. Penyerang muda pinjaman dari Besiktas ini telah mencetak empat gol Serie A musim ini. Sebastiano Esposito akan berperan sebagai pendukung utama di belakang Kilicsoy. Selain Kilicsoy, Marco Palestra juga menjadi pemain yang patut diwaspadai oleh Roma berkat kontribusi gol dan assist-nya dari sektor sayap.
Prediksi Skor dan Analisis Pertandingan
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit. AS Roma wajib meraih kemenangan di kandang sendiri untuk menjaga peluang mereka finis di zona empat besar. Dalam lima laga terakhir, Roma mencatat dua kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.
Cagliari, yang kini berada di papan tengah dan berusaha menjauh dari zona degradasi, datang dengan modal tiga kemenangan beruntun di Serie A, termasuk kemenangan atas Roma di Sardinia pada Desember 2025.
Analisis Statistik:
- AS Roma: Membutuhkan poin penuh untuk mengejar target empat besar. Performa kandang melawan Cagliari sangat baik.
- Cagliari: Dalam tren positif dengan tiga kemenangan beruntun. Kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan tim-tim kuat.
- Head-to-Head: Roma mendominasi rekor kandang melawan Cagliari, selalu menang tanpa kebobolan dalam tiga pertemuan terakhir di Olimpico. Namun, Cagliari menang di pertemuan pertama musim ini.
- Produktivitas Gol: Cagliari sedang produktif, sementara Roma memiliki lini serang yang tajam. Kemungkinan besar kedua tim akan mencetak gol (Both Teams To Score atau BTTS diprediksi tinggi).
- Total Gol: Mengingat Roma bermain hati-hati untuk menjaga keunggulan dan Cagliari mungkin lebih fokus pada pertahanan saat bermain tandang, pertandingan ini cenderung menghasilkan total gol di bawah 2.5 gol (Under 2.5).
Prediksi Skor Akhir: AS Roma 2-1 Cagliari.

















Discussion about this post