Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Lokal

Bocah Hilang Ponorogo: Tradisi Buk Buk Teng Viral di Medsos

Wafaul by Wafaul
Februari 16, 2026
in Lokal
0
Bocah Hilang Ponorogo: Tradisi Buk Buk Teng Viral di Medsos
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Misteri Hilangnya Pelajar 14 Tahun di Ponorogo: Ditemukan Tewas di Sumur Tua Setelah Tradisi Pencarian

Tragedi menyelimuti Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. AS, seorang pelajar berusia 14 tahun, yang dilaporkan hilang sejak Jumat, 6 Februari 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah sumur tua pada Minggu, 8 Februari 2026. Penemuan jasadnya mengakhiri pencarian yang dilakukan oleh warga setempat dengan melibatkan tradisi unik “buk buk teng” yang sempat menjadi viral di media sosial.

Kronologi Penemuan Jasad di Sumur Tua

Ipda John Anderson Batara Aryasena, S.Tr.I.K, Pamapta I Polres Ponorogo, menjelaskan kronologi penemuan jasad AS. Pihaknya menerima laporan awal mengenai penemuan mayat di dalam sumur di Dukuh Gupit. Setelah menerima laporan tersebut, tim kepolisian segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo untuk melakukan evakuasi.

“Kami mendapatkan laporan awal bahwa ada mayat ditemukan di dalam sumur di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kami ke lokasi,” ungkap Ipda John pada Senin, 9 Februari 2026.

Sumur tua yang menjadi lokasi penemuan jasad AS diketahui memiliki kedalaman sekitar 40 meter. Hal ini memerlukan koordinasi dan persiapan matang untuk proses evakuasi.

Tradisi “Buk Buk Teng”: Upaya Pencarian yang Menyentuh Hati

Sebelum jasad AS ditemukan, warga Dukuh Gupit telah melakukan berbagai upaya pencarian. Salah satu metode yang digunakan adalah tradisi “buk buk teng”. Tradisi ini merupakan cara pencarian orang hilang secara tradisional yang melibatkan warga dalam satu area untuk mencari secara bersama-sama.

Dalam tradisi “buk buk teng”, para warga biasanya membawa kentongan dan alat lainnya yang dapat menghasilkan suara. Mereka berkeliling di area sekitar rumah korban sambil membunyikan alat-alat tersebut. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian orang yang hilang agar terdengar, atau sekadar untuk memberitahu bahwa ada pencarian sedang berlangsung.

Proses pencarian dengan tradisi “buk buk teng” ini menarik perhatian publik dan bahkan sempat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @infoponorogo memperlihatkan beberapa warga tengah melakukan pencarian dengan membawa kentongan dan membunyikannya. Dalam video tersebut, terdengar suara kentongan yang berirama, diselingi seruan dari warga yang memanggil nama korban, “Balik le. Ng ndi kowe” (Pulanglah nak. Kamu di mana).

Titik Terang dalam Pencarian: Bau Menyengat dari Sumur

Ketika pencarian dengan tradisi “buk buk teng” sedang berlangsung, warga mulai mencium bau yang menyengat dari arah sumur tua yang berjarak sekitar 100 meter di sebelah utara rumah korban. Bau tersebut menjadi petunjuk awal bahwa ada sesuatu yang tidak beres di sekitar sumur.

Salah seorang warga yang penasaran kemudian mencoba melihat ke dalam sumur menggunakan senter. Dari pengamatannya, warga tersebut melihat sesosok tubuh yang mengapung di dalam air sumur. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib.

Detail Kejadian: Hilang Setelah Pulang Sekolah

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Polsek Jambon, AS terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, AS baru saja pulang dari sekolah.

Menurut keterangan, AS sempat berganti pakaian di rumah. Ia mengenakan kaos olahraga SMPN 1 Jambon dan celana panjang berwarna biru dongker. Setelah itu, ia kembali pergi dari rumah tanpa berpamitan dan tanpa mengenakan alas kaki.

Pergi tanpa pamit dan tanpa alas kaki ini menjadi salah satu kejanggalan yang kemudian memicu kekhawatiran keluarga dan warga. Pencarian pun segera dilakukan, yang puncaknya adalah penemuan jasadnya di sumur tua setelah upaya pencarian yang melibatkan tradisi unik.

Proses Evakuasi dan Lanjutan Penyelidikan

Proses evakuasi jasad AS dari sumur yang dalam membutuhkan bantuan tim Basarnas dari Kabupaten Trenggalek. Kedalaman sumur yang mencapai 40 meter memerlukan peralatan dan keahlian khusus untuk memastikan evakuasi berjalan aman.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian AS dan apakah ada unsur lain yang terlibat dalam peristiwa tragis ini.

Kisah hilangnya AS dan penemuannya di sumur tua ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi dalam keluarga dan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi anak-anak dan remaja. Tradisi “buk buk teng” yang dilakukan warga menunjukkan solidaritas dan kepedulian komunitas dalam menghadapi musibah, meskipun hasil akhirnya adalah duka mendalam.

Penemuan jasad AS di sumur tua ini mengakhiri penantian panjang keluarga dan warga. Namun, misteri di balik kepergiannya yang mendadak masih menyisakan pertanyaan yang diharapkan dapat terjawab melalui proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026
Lokal

Uji Coba Jembatan Palu IV & Elevated Road Sulteng: Senin, 9 Februari 2026

Februari 17, 2026
Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal
Lokal

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Februari 17, 2026
48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata
Lokal

48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

Februari 16, 2026
Next Post
48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

48% Siswa Bandung Terindikasi Gangguan Mental: Ancaman Nyata

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Bupati Klaten Chat Benny Indra: Hamenang Ungkap Tanda Sebelum Meninggal

Gemini 9 Feb 2026: Cinta, Karier, Kesehatan, Keuangan Terungkap

Gemini 9 Feb 2026: Cinta, Karier, Kesehatan, Keuangan Terungkap

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Heroes Honour Fire Victims

Singapore Firefighters Honour Ski Resort Fire Victims

2 bulan ago
Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Pisah Sambut Kajari Batam:

Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Pisah Sambut Kajari Batam:

7 bulan ago
THR ASN 2026: Kapan Cair & Berapa Besarnya?

THR ASN 2026: Kapan Cair & Berapa Besarnya?

1 bulan ago
Rudi Mantan Bintara Otak Jendral

Rudi Mantan Bintara Otak Jendral

2 tahun ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id