BTR Rachel Angkat Bicara Soal Video Viral Tabung “Whip Pink”
Nama Brand Ambassador Esport, Rachel Aseelah Hanafi, yang akrab disapa BTR Rachel, belakangan ini menjadi sorotan publik. Perhatian publik terpusat pada dirinya menyusul beredarnya kembali sebuah video lama miliknya di berbagai platform media sosial. Video tersebut mendadak viral dan memicu berbagai spekulasi lantaran memperlihatkan keberadaan tabung “Whip Pink”.
Tabung yang dimaksud diketahui kerap disalahgunakan dan belakangan ini dikaitkan dengan kasus meninggalnya seorang selebgram ternama. Imbas dari viralnya video lama tersebut, BTR Rachel pun menjadi sasaran empuk berbagai tudingan dan pertanyaan dari warganet. Banyak pihak yang penasaran mengenai maksud dan konteks kemunculan tabung tersebut dalam video lamanya.
Menyadari polemik yang semakin berkembang, BTR Rachel akhirnya memutuskan untuk memberikan klarifikasi langsung. Penjelasannya disampaikan melalui sesi siaran langsung yang digelar di akun TikTok pribadinya.
Penjelasan BTR Rachel: Bukan Penggunaan, Sekadar Hiasan?
Dalam klarifikasinya, BTR Rachel berusaha menepis anggapan bahwa dirinya menggunakan tabung tersebut. Ia menyatakan, “Aku emang pernah majang karena emang lucu banget botolnya. Kalian gak bisa judge gw karena gaada proof kalau emang gw emang make di video.” Pernyataan ini bertujuan untuk meyakinkan publik bahwa keberadaan tabung tersebut dalam videonya bukanlah indikasi penggunaan.
Lebih lanjut, Rachel mengungkapkan fakta penting terkait waktu pengambilan video tersebut. Ia menegaskan bahwa video itu direkam jauh sebelum isu penyalahgunaan tabung “Whip Pink” mencuat ke publik. “Fun fact video gw itu tahun 2024, gw tuh udah tau tabung itu udah dari lama banget dan emang pada masa itu bukan drugs juga dan emang yaudah. Bahkan buat orang-orang yang gak suka minum alcohol kayak lebih prefer ke itu (tabung),” ungkapnya.
Ia juga membenarkan alasan dirinya menampilkan tabung tersebut dalam video. Menurut Rachel, pada saat itu ia tidak mengetahui adanya dampak negatif yang terkait dengan produk tersebut. “Gw mengakui kalau emang memajang itu karena lucu tabung nya dan pada saat itu terlepas dari kasus Almarhum itu tuh kan kayak yaudah gaada efek apa-apa,” tuturnya.
Rachel menambahkan bahwa selama bertahun-tahun, produk tersebut tidak pernah dikaitkan dengan kasus fatal. Hal ini menjadi alasan mengapa ia merasa tidak perlu memberikan klarifikasi sebelumnya. “Karena emang bertahun-tahun gw tau produk itu gaada kasusnya sampai meninggal. Dan sebenarnya aku enggak mau klarifikasi di sosmed kenapa aku majang itu, karena kayak menurutku pada saat itu enggak membahayakan,” jelasnya.
Legalitas dan Persepsi Publik
Wanita kelahiran tahun 2007 ini juga menyinggung soal legalitas produk tersebut di beberapa negara. Menurutnya, pada awalnya status hukum tabung tersebut sempat tidak menimbulkan masalah. “Aku belum menemukan efek sampingnya pada saat itu, karena itu sempat legal di beberapa negara. Bahkan di Indo tuh kemarin-kemarin sempet legal, mungkin sekarang udah ilegal karena kasus tersebut,” paparnya.
Dalam penjelasannya, Rachel kembali menekankan bahwa produk tersebut pada masa itu cukup umum di lingkungannya. Ia bahkan membandingkan tingkat bahayanya dengan konsumsi alkohol. “Jujur pada tahun itu enggak dipermasalahkan oleh pihak siapapun bahkan itu lumayan terkenal dikalangan ku dan itu gak berbahaya gitu loh. Hal itu sama kayaj kalau kalian minum (alcohol) bahkan menuritku parahan minum alcohol,” ucapnya.
Wanita berusia 18 tahun ini berpendapat bahwa hujatan yang ia terima saat ini dipicu oleh sudut pandang publik yang sudah berubah. Ia menilai banyak pihak mengabaikan konteks waktu ketika video tersebut dibuat. “Sekarang kan banyak hujat karena kalian kira ada korban sampai meninggal kan, cuman pada saat itu kayak yaudah gak dipermasalahin,” tutupnya.
Respons Publik: Klarifikasi yang Memperkeruh Suasana?
Klarifikasi yang disampaikan oleh BTR Rachel rupanya tidak sepenuhnya meredam situasi. Alih-alih meredakan polemik, pernyataan tersebut justru memicu gelombang kritik dan hujatan baru dari warganet. Banyak netizen yang menilai klarifikasi yang disampaikan terasa tidak masuk akal dan mengandung kontradiksi.
Melalui akun TikTok @jejaklive yang membagikan potongan siaran langsung Rachel, kolom komentar dipenuhi dengan beragam kritik. Sejumlah warganet secara terang-terangan mempertanyakan konsistensi pernyataannya.
Salah satu pengguna TikTok dengan akun @ca** menuliskan, “di awal dia bilang kalo ga make, tapi setelahnya dia bilang belum nemu efek sampingnya…maksud?” Komentar tersebut dengan cepat mendapatkan banyak dukungan dari pengguna lain yang memiliki pandangan serupa.
Sementara itu, akun TikTok @chr*** juga turut menyampaikan kritiknya, “ga mungkin bgt majang krna lucu trs itu bekas org gtu? Kya knpa ga panjang botol pink lain nya aja.”
Hingga kini, polemik terkait video lama BTR Rachel dan tabung “Whip Pink” masih terus bergulir di jagat maya. Klarifikasi yang telah disampaikan oleh sang Brand Ambassador Esport pun masih menjadi bahan perdebatan hangat di kalangan warganet.

















Discussion about this post