Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Politik

Rapat DPR-Pemerintah: Polemik Penonaktifan PBI BPJS

Wafaul by Wafaul
Februari 17, 2026
in Politik
0
Rapat DPR-Pemerintah: Polemik Penonaktifan PBI BPJS
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DPR dan Kementerian Bahas Polemik Penonaktifan Peserta BPJS Kesehatan

Jakarta – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat kerja strategis bersama sejumlah kementerian terkait guna mencari solusi atas permasalahan yang timbul akibat penonaktifan sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, pada Senin, 9 Februari 2026, di Kompleks DPR, Jakarta, ini merupakan wujud nyata respons lembaga legislatif terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Pertemuan hari ini bertujuan untuk memecahkan persoalan yang saat ini menjadi dinamika di masyarakat,” ujar Dasco saat membuka rapat di ruang Komisi V.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan DPR didampingi oleh Wakil Ketua DPR lainnya, Sari Yuliati dan Saan Mustopa. Selain itu, hadir pula pimpinan dari Komisi VIII, Komisi IX, dan Komisi XI DPR, menunjukkan perhatian lintas komisi terhadap isu krusial ini.

Dari unsur pemerintah, rapat dihadiri oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan keseriusan pemerintah dan legislatif dalam menangani persoalan ini.

Memahami Skema PBI BPJS Kesehatan

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan bahwa Program PBI BPJS Kesehatan merupakan wujud bantuan sosial dari pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat tidak mampu. Program ini memberikan jaminan pembiayaan kesehatan nasional, sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan biaya pribadi untuk berobat. Namun, penting untuk digarisbawahi bahwa tidak semua lapisan masyarakat berhak menjadi peserta PBI. Prioritas program ini diberikan kepada mereka yang tergolong miskin atau rentan miskin, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Atas dasar tersebut, Dasco menekankan pentingnya perbaikan tata kelola dan penguatan ekosistem jaminan kesehatan yang terintegrasi. Tujuannya adalah untuk memitigasi potensi penonaktifan program BPJS Kesehatan bagi penerima bantuan iuran di masa mendatang. Oleh karena itu, pertemuan ini juga difokuskan untuk merancang sebuah sistem pengelolaan BPJS dan data statistik yang lebih matang dan terpadu.

“Pertemuan pada hari ini adalah langkah awal kita untuk membicarakan bagaimana ekosistem BPJS dan statistik yang terintegrasi, bagaimana mewujudkan satu data,” ungkap Dasco.

Latar Belakang Penonaktifan dan Dampaknya

Sebelumnya, sekitar 11 juta peserta PBI Jaminan Kesehatan (JK) dilaporkan mengalami penonaktifan kepesertaan per tanggal 1 Februari 2026. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menjelaskan bahwa penonaktifan ini merupakan konsekuensi dari proses pemutakhiran data status ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Kementerian Sosial.

Menurut Ghufron, peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan digantikan oleh masyarakat lain yang dinilai lebih berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa jumlah total peserta PBI jaminan kesehatan yang terdaftar di BPJS Kesehatan tidak mengalami perubahan, tetap sebanyak 96,8 juta orang. Perubahan yang terjadi adalah pergeseran antar peserta berdasarkan pemutakhiran data.

Namun, perubahan data penerima PBI-JK yang terjadi secara mendadak ini menimbulkan polemik yang signifikan. Dampak paling terasa adalah pada pasien yang membutuhkan layanan dialisis atau cuci darah. Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) melaporkan sedikitnya 30 pasien gagal ginjal terpaksa tertahan di loket pendaftaran rumah sakit karena status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka tiba-tiba dinonaktifkan.

Suara Pasien dan Tanggapan Pemerintah

Ketua Umum KPCDI, Tony Richard Samosir, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam. Baginya, bagi pasien gagal ginjal, tindakan cuci darah bukanlah sekadar prosedur medis, melainkan penentu utama kelangsungan hidup. Situasi ini dianggap sangat berbahaya.

“Banyak pasien datang ke rumah sakit untuk menyambung nyawa, namun justru dihentikan di loket pendaftaran karena kartu BPJS mereka mendadak nonaktif. Bagi pasien cuci darah, ini bukan sekadar urusan administrasi, ini soal hidup dan mati,” tegas Tony dalam keterangannya pada Rabu, 4 Februari 2026.

Meskipun beberapa status kepesertaan berhasil dipulihkan setelah proses administrasi ulang, Tony menyoroti adanya kegagalan sistemik dalam proses verifikasi data di Kementerian Sosial yang berpotensi menimbulkan konsekuensi fatal bagi pasien.

Menanggapi hal ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa peserta yang dinonaktifkan masih memiliki kesempatan untuk mengajukan reaktivasi. Syarat utama untuk reaktivasi adalah terbukti memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, yaitu masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Lebih lanjut, Saifullah mengimbau agar selama proses reaktivasi berlangsung, pihak rumah sakit dan fasilitas kesehatan tidak menolak pasien penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang membutuhkan layanan mendesak, termasuk layanan cuci darah. Imbauan ini diharapkan dapat mencegah terputusnya akses layanan kesehatan bagi pasien yang paling rentan.

Rapat kerja antara DPR dan kementerian ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret untuk memperbaiki sistem jaminan kesehatan nasional agar lebih efektif, adil, dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang paling membutuhkan.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Pandji Pragiwaksono: Peradilan Adat Toraja Gantikan Sidang Pidana
Politik

Pandji Pragiwaksono: Peradilan Adat Toraja Gantikan Sidang Pidana

Februari 17, 2026
Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran
Politik

Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran

Februari 17, 2026
RPJMD Papua 2025–2029: DPR Setujui Rancangan
Politik

RPJMD Papua 2025–2029: DPR Setujui Rancangan

Februari 16, 2026
Next Post
Arsenal: 5 Jurus Taklukkan Sunderland, Jauhi Pesaing di Puncak Klasemen

Arsenal: 5 Jurus Taklukkan Sunderland, Jauhi Pesaing di Puncak Klasemen

Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran

Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran

Cafe Jepang Enak di Jakarta: 3 Rekomendasi Wajib Coba!

Cafe Jepang Enak di Jakarta: 3 Rekomendasi Wajib Coba!

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Inspektorat Garut Audit Kades Viral Intimidasi: Perintah Wabup Putri Karlina

Inspektorat Garut Audit Kades Viral Intimidasi: Perintah Wabup Putri Karlina

2 bulan ago
Rismon Sianipar: Tantang Jokowi Hadir Langsung ke Pengadilan untuk Selesaikan Secara Terhormat

Rismon Sianipar: Tantang Jokowi Hadir Langsung ke Pengadilan untuk Selesaikan Secara Terhormat

1 bulan ago
POPDA IX Kepri, Atlet Batam Raih Juara umum

POPDA IX Kepri, Atlet Batam Raih Juara umum

2 tahun ago
Berapa gaji MT Nutrifood? Ini kisaran penghasilan dan fasilitas lengkapnya

Berapa gaji MT Nutrifood? Ini kisaran penghasilan dan fasilitas lengkapnya

1 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

7 Tanda Ketidakamanan Tak Sadar dari Si “Kenapa-Selalu?”

Bagnaia Buka Suara: Rumor Hengkang dari Ducati 2027

Trending

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang
Berita Utama

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

by Admin
Februari 23, 2026
0

https://youtu.be/_noq61LYKUM?si=5qxsEJ_OuZUlERH_ Wajahbatamnews – Proyek pembangunan Gedung Intelkam Polresta Barelang kian memantik kontroversi. Proyek strategis yang seharusnya memperkuat...

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

Februari 20, 2026
PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id