Batam, wbnnews- Standar prosedur pembelian Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Kg) menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), baik pemerintah pusat mau daerah melarang penggunaan LPG Subsidi untuk komersil dan hanya bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga saja, lain hal dengan pangkalan gas LPG Amelia dengan no registrasi 129444780488001 diduga telah menjual LPG subsidi kepada tengkulak yang berakibat kelangkaan serta melonjaknya harga jual eceran yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023, pemerintah hanya mengalokasikan anggaran untuk subsidi energi sebesar Rp339,6 triliun. Angka ini jauh lebih kecil dari realisasi subsidi dan kompensasi energi 2022 yang mencapai Rp551 triliun. Subsidi ini pun menyangkut biaya kompensasi untuk bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga listrik.
Informasi didapat dari konsumen atas nama.siti yang mengeluhkan atas kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram, saya membeli sudah tidak bisa ke pangkalan karena telah diambil oleh tengkulak dan menjual kepada kami dengan harga 23 ribu rupiah
Saat media mencoba berkomunikasi dengan pengelola pangkalan gas LPG Jaka mengatakan, itu tidak betul bang, kami menjual 18 ribu, ujar jaka
Ngak tau kalau yang bawa becak karena mereka punya customer sendiri dan diantar ke rumah ataupun kelokasi customer.
Media berkomunikasi dengan PJS Area Manager Comm Rel Regional Sumbagut Imam mengatakan, Pertamina pastikan bahwa stok LPG wilayah Kota Batam dalam keadaan aman. Ujarnya
Salah satu SPBE yang melayani penyaluran LPG di Kota Batam saat ini sedang dilakukan perbaikan tangki pendam-nya guna tetap menjaga aspek keselamatan dan keamanan operasi. Dengan dilakukan perbaikan tersebut, Pertamina melakukan pengalihan penyaluran melalui SPBE lainnya yang melayani Kota Batam utk mencukupi penyaluran ke Kota Batam.
Pengalihan di atas memerlukan penyesuaian-penyesuaian, namun dapat kami pastikan bahwa penyaluran dilayani setiap harinya bahkan pada hari libur nasional (kamis lalu) kemarin SPBE dan agen tetap bekerja dan menambah jam kerja pelayanan untuk mengejar penyaluran.
Saat ini rata-rata kebutuhan kota batam LPG 3Kg Subsidi adalah 142 MT, yang disalurkan melalu 3 SPBE yakni Global Citra Surya Gas, Putra Kelana Selaras Permas dan Tuah Berkah Morinda. Dengan adanya perbaikan dan pemeliharaan Tangki Timbun SPBE Global Citra Surya Gas, penugasan penyaluran LPG 3KG PSO dialihkan ke kedua SPBE tersebut.
Kami terus berkoordinasi dengan Pemkot Batam melalui Disperindag Kota Batam terkait penyaluran LPG 3 Kg Subsidi untuk meminta masukan dan juga dukungan terhadap penyaluran LPG 3 Kg agar tepat sasaran sesuai aturan yang berlaku.
















Discussion about this post