Batam, wbnnews -Indontirta Suaka perusahaan yang bergerak dalam bidang peternakan Babi berlokasi di pulau bulan batam, gelombang pemberhentian kepada karyawan yang telah bekerja puluhan tahun dengan menawarkan pesangon 0.5% dari gaji.
Menurut keterangan Roslyie jabatan worker mengatakan, beberapa karyawan yang terkena keputusan pemberhentian dengan alasan efisiensi perusahaan.
Lebih lanjut ,dari pihak manajemen perusahaan dinformasikan mengalami pailit namun belum ada keputusan pengadilan yang menerangkan perusahaan itu bangkrut.
Roslyie, menggambarkan perasaan nya “dicampakkan seperti sampah” setelah bekerja di Indontirta suaka selama lebih dari sepuluh tahun.
“Kami telah memberikan kontribusi besar bagi perusahaan ini, dan seharusnya kami setidaknya mendapatkan pemberitahuan yang layak sebelum di-PHK,” ujarnya dengan nada kecewa.
Informasi yang disampaikan karyawan, sikap perusahaan yang mengurangi karyawan ini dilakukan secara mendadak pada tanggal 20 Maret lalu. Karyawan yang rencananya akan diberhentikan secara bertahap diberi surat pemberitahuan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang ditandatangi oleh Tonny Budhi Harjo selaku HRD. Dihari yang sama ada sekitar 30 an karyawan tadi juga mendapat surat skorsing selama empat hari yang juga ditandatangani Tonny
hinga berita ini diungah pihak media masih melakukan indep reporting terhadap perusahaan indo tirta suaka namun belum ada balasan
*Fajar*















