Tahun Baru Imlek 2026 semakin dekat, membawa serta tradisi dan kepercayaan mendalam yang dipegang teguh oleh masyarakat Tionghoa. Perayaan ini bukan hanya tentang kumpul keluarga dan hidangan lezat, tetapi juga tentang menyambut keberuntungan dan menghindari nasib buruk. Salah satu aspek penting dari perayaan Imlek adalah serangkaian pantangan yang diyakini harus dihindari, terutama di hari pertama tahun baru, untuk memastikan kelancaran dan kemakmuran sepanjang tahun mendatang.
Tahun 2026, Imlek akan jatuh pada hari Selasa, 17 Februari. Menjelang momen sakral ini, penting untuk memahami larangan-larangan yang secara turun-temurun dipercaya dapat membawa energi positif dan menolak bala. Berikut adalah daftar lengkap pantangan yang perlu diperhatikan agar tahun 2026 menjadi tahun yang penuh berkah.
17 Pantangan yang Harus Dihindari Saat Perayaan Imlek 2026
Menyambut tahun baru Imlek adalah momen yang penuh harapan. Untuk memastikan harapan tersebut terwujud, ada baiknya kita menghindari beberapa aktivitas yang dianggap membawa kesialan.
-
Menghindari Ucapan Bernada Negatif
Kata-kata memiliki kekuatan, dan dalam tradisi Imlek, mengucapkan hal-hal buruk di hari pertama tahun baru diyakini dapat mengundang energi negatif. Ungkapan yang berkaitan dengan kematian, penyakit, atau kesialan lainnya sangat dihindari karena dipercaya akan membekas sepanjang tahun. Sebaliknya, gunakanlah kata-kata yang baik, penuh harapan, dan ucapan selamat yang tulus. -
Tidak Memecahkan Barang Pecah Belah
Suara barang pecah belah yang berjatuhan seringkali diasosiasikan dengan pertanda buruk. Dalam konteks Imlek, memecahkan piring, mangkuk, gelas, atau barang keramik lainnya diyakini melambangkan perpecahan, konflik, atau hilangnya keberuntungan dalam keluarga. Jika insiden ini terjadi secara tidak sengaja, ada baiknya segera membersihkannya dan mengucapkan doa atau harapan baik untuk menetralkan energi negatif. -
Tidak Menyapu atau Membersihkan Rumah di Hari Pertama Imlek
Membersihkan rumah, terutama menyapu, di hari pertama Imlek dianggap sebagai tindakan yang dapat “menyapu” atau menghilangkan rezeki dan keberuntungan yang baru saja datang. Membuang sampah pun dimaknai sebagai membuang hoki. Oleh karena itu, aktivitas bersih-bersih besar biasanya dilakukan sebelum Imlek tiba. Jika ada debu atau kotoran, sebaiknya dibersihkan dengan hati-hati tanpa menyapu keluar. -
Tidak Meminjam Maupun Meminjamkan Uang
Aktivitas utang-piutang di hari pertama Imlek dipercaya dapat membawa kesulitan keuangan sepanjang tahun. Berutang di hari ini diartikan sebagai simbol berkurangnya rezeki, sementara meminjamkan uang bisa berarti kehilangan uang atau rezeki. Sebaiknya selesaikan semua urusan keuangan sebelum Imlek atau tunda hingga hari-hari berikutnya. -
Menghindari Penggunaan Benda Tajam
Benda tajam seperti pisau, gunting, atau jarum dipercaya dapat memutus aliran keberuntungan atau bahkan memicu pertengkaran. Aktivitas yang melibatkan benda-benda ini, seperti menjahit atau memotong, sebaiknya dihindari. Penggunaan benda tajam di hari Imlek dianggap dapat membawa nasib buruk dan masalah. -
Tidak Mengenakan Pakaian Berwarna Hitam atau Putih
Meskipun hitam dan putih adalah warna klasik, dalam tradisi Imlek, kedua warna ini identik dengan suasana duka dan kematian. Oleh karena itu, untuk menghindari aura kesedihan dan nasib buruk, masyarakat Tionghoa lebih memilih mengenakan pakaian berwarna cerah dan meriah seperti merah, emas, atau warna-warna keberuntungan lainnya. -
Menghindari Menangis
Menangis di hari pertama Imlek diyakini akan membawa kesedihan sepanjang tahun. Bahkan tangisan anak-anak pun dianggap sebagai pertanda nasib kurang baik bagi keluarga. Oleh karena itu, sebisa mungkin ciptakan suasana yang gembira dan penuh tawa di hari yang istimewa ini. -
Tidak Tidur Siang
Tidur siang di hari pertama Imlek dipercaya dapat membuat seseorang menjadi malas dan menurunkan produktivitas di tahun yang baru. Sebaiknya manfaatkan waktu di hari pertama Imlek untuk bersilaturahmi, berkumpul dengan keluarga, dan melakukan aktivitas yang produktif. -
Tidak Mencuci Pakaian pada Dua Hari Pertama Imlek
Dua hari pertama perayaan Imlek dipercaya sebagai hari kelahiran Dewa Air. Mencuci pakaian pada hari-hari ini dianggap dapat menyinggung Dewa Air dan membawa kesialan. Oleh karena itu, pekerjaan mencuci pakaian sebaiknya diselesaikan sebelum Imlek atau ditunda hingga hari ketiga. -
Menghindari Minum Obat
Mengonsumsi obat di hari Imlek sebaiknya dihindari sebisa mungkin, kecuali dalam kondisi darurat yang memang tidak bisa ditunda. Hal ini karena meminum obat dipercaya dapat mendatangkan penyakit dan membuat seseorang rentan sakit sepanjang tahun. -
Tidak Mengunjungi Rumah Sakit
Sama seperti menghindari minum obat, mengunjungi rumah sakit di hari Imlek juga diyakini dapat membawa penyakit dan nasib buruk. Sebaiknya hindari tempat-tempat yang berhubungan dengan kesakitan dan kesehatan yang buruk di hari pertama tahun baru. -
Tidak Mengenakan Pakaian yang Rusak
Memakai pakaian yang sudah robek, lusuh, atau rusak di hari Imlek dipercaya akan membawa kesialan dan kemalangan di tahun yang baru. Pastikan pakaian yang dikenakan bersih, rapi, dan dalam kondisi baik untuk menyambut keberuntungan. -
Menghindari Bubur dan Daging Saat Sarapan
Bubur secara tradisional dianggap sebagai simbol kemiskinan, sehingga tidak dianjurkan untuk disantap di hari pertama Imlek. Selain itu, mengonsumsi daging pada sarapan Imlek juga tidak dianjurkan sebagai bentuk penghormatan kepada para dewa yang diyakini masih berpuasa. -
Tidak Keramas dan Memotong Rambut
Keramas dan memotong rambut di hari Imlek memiliki makna simbolis memotong atau mengurangi rezeki dan keberuntungan. “Fa” (rambut) dalam bahasa Kanton memiliki bunyi yang mirip dengan “fa” yang berarti “menjadi kaya” atau “makmur”. Oleh karena itu, memotong rambut di hari Imlek berarti memotong kemakmuran. -
Dilarang Membunuh
Membunuh hewan, sekecil apapun, selama perayaan Imlek dianggap sebagai tindakan yang membawa nasib buruk dan dapat mendatangkan malapetaka. Perayaan Imlek adalah waktu untuk perdamaian dan keharmonisan, bukan kekerasan. -
Tidak Memberikan Hadiah Berupa Jam dan Gunting
Memberikan hadiah jam tangan di hari Imlek sangat tidak dianjurkan karena dianggap sebagai simbol kematian, di mana jam seringkali diasosiasikan dengan waktu yang terus berjalan menuju akhir. Gunting juga dihindari karena dipercaya dapat memicu perselisihan dan perpecahan. -
Wanita yang Sudah Menikah Tidak Mengunjungi Orang Tua di Hari Pertama Imlek
Dalam beberapa tradisi, seorang wanita yang sudah menikah diyakini tidak boleh pulang ke rumah orang tuanya pada hari pertama Imlek. Hal ini dipercaya dapat membawa kesialan bagi orang tua angkatnya. Namun, pantangan ini bervariasi antar daerah dan keluarga, dan seringkali wanita tersebut akan mengunjungi orang tuanya di hari kedua atau ketiga Imlek.
Dengan memahami dan mematuhi pantangan-pantangan ini, diharapkan perayaan Imlek 2026 dapat berjalan lancar, penuh kebahagiaan, dan membawa keberuntungan serta kemakmuran bagi semua.

















Discussion about this post