Wajah Batam News
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz
No Result
View All Result
Wajah Batam News
No Result
View All Result
Home Politik

Harta Karun RI: Hanya Dinikmati 10 Orang

Wafaul by Wafaul
Februari 7, 2026
in Politik
0
Harta Karun RI: Hanya Dinikmati 10 Orang
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ancaman Kedaulatan Ekonomi: 10 Pengusaha Kendalikan Kekayaan Alam, Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Indonesia, negara dengan kekayaan alam melimpah ruah, ternyata sedang menghadapi ancaman serius terhadap kedaulatannya. Bukan berasal dari luar, melainkan dari dalam negeri. Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sebagian besar kekayaan alam bangsa ini dikuasai oleh segelintir pengusaha besar. Lebih mengkhawatirkan lagi, praktik bisnis yang dijalankan oleh sebagian dari mereka, meskipun berkedok legal, justru merugikan negara dalam jumlah fantastis, mencapai ribuan triliun rupiah.

Pernyataan Sjafrie ini dilontarkan dalam sebuah forum diskusi yang penting, menandakan betapa gentingnya situasi yang sedang dihadapi. Ia secara gamblang menyebutkan adanya data yang ia pegang, mengungkap bahwa sekitar sepuluh orang pengusaha besar memiliki kendali signifikan atas perekonomian Indonesia. Para pengusaha ini, menurut Sjafrie, beroperasi dengan berbagai cara, sebagian tampil di permukaan dengan legalitas yang sah, namun di balik itu, tindakan mereka justru mengarah pada praktik ilegal yang merugikan kas negara.

“Ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita, itulah data yang saya terima. Ada pengusaha-pengusaha tampil legal tapi tindakannya ada ilegal. Jadi kita mau fokus bahwa kedaulatan kita terancam oleh kedaulatan ekonomi,” ujar Sjafrie dalam sebuah Retret PWI yang diselenggarakan di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (31/1/2026).

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan: Garda Terdepan Melawan Penjarahan Sumber Daya

Menyadari ancaman yang nyata ini, Sjafrie Sjamsoeddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik-praktik ilegal yang menggerogoti kekayaan alam Indonesia. Ia berjanji akan menindak tegas semua perusahaan tambang ilegal yang beroperasi secara sembarangan, mengeruk hasil bumi Indonesia tanpa memberikan kontribusi yang berarti bagi negara, bahkan seringkali merusaknya.

Peran Satgas PKH ini bukan hal baru. Sjafrie mengingatkan kembali kiprah satuan tugas ini dalam berbagai operasi sebelumnya. “Mungkin Bapak-Bapak pernah mendengar Satuan Tugas Penertiban Hutan, kita menghentikan penyelundupan di Maluku dan lainnya,” kata dia, merujuk pada upaya-upaya penegakan hukum yang telah dilakukan untuk melindungi sumber daya alam dari tangan-tangan jahat.

Mengingat Kembali Pentingnya Kedaulatan Bangsa

Dalam pidatonya, Sjafrie menekankan pentingnya menjaga kedaulatan negara dalam berbagai aspek. Ia mengingatkan bahwa kedaulatan tidak hanya terbatas pada kedaulatan politik dan wilayah, tetapi juga kedaulatan ekonomi. Kehilangan kendali atas ekonomi berarti kehilangan kendali atas nasib bangsa itu sendiri.

“Ini karena kita lupa bahwa kita perlu menjaga kedaulatan negara, kedaulatan politik, ekonomi, dan kedaulatan wilayah,” tegas Sjafrie. Ia mengajak seluruh elemen bangsa, dari masyarakat sipil hingga para pemangku kepentingan di pemerintahan, untuk bersatu padu membela negara dari ancaman ekonomi yang kian nyata. Ancaman ini, menurutnya, bersifat internal, di mana sebagian dari individu-individu dalam negeri justru menjadi aktor utama perusak.

Kerugian Triliunan Rupiah Akibat Permainan Kotor Pengusaha

Sjafrie Sjamsoeddin memberikan contoh konkret mengenai maraknya penyelundupan berbagai komoditas hasil alam Indonesia, seperti timah, sawit, dan berbagai hasil tambang lainnya, yang terjadi secara masif terutama pada era reformasi. Ia tidak ragu menuding bahwa praktik-praktik kotor yang dilakukan oleh sebagian pengusaha inilah yang menjadi penyebab utama kebocoran anggaran negara.

Angka yang disebutkannya sungguh mencengangkan. Permainan kotor tersebut diklaim telah menyebabkan kerugian negara hingga mencapai Rp 5.770 triliun. Jumlah yang luar biasa besar ini menunjukkan betapa seriusnya masalah yang dihadapi Indonesia dalam pengelolaan sumber daya alamnya.

Pesan Moral: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Keserakahan

Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan pesan moral yang kuat dalam penutup pidatonya. Ia menekankan bahwa segala bentuk kerusakan terjadi ketika ada niat dan kesempatan. Oleh karena itu, negara harus bertindak tegas untuk menutup celah tersebut dan memastikan bahwa tidak ada lagi ruang bagi keserakahan untuk merusak aset bangsa.

“Kalau ada niat dan ada kesempatan, terjadilah kerusakan. Ini yang kita bereskan. Negara tidak boleh kalah oleh keserakahan,” ucap Sjafrie. Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga kekayaan alam dan kedaulatan ekonomi Indonesia adalah perjuangan melawan sifat tamak dan egois yang dapat menghancurkan masa depan bangsa.

Wafaul

Wafaul

Related Posts

Pandji Pragiwaksono: Peradilan Adat Toraja Gantikan Sidang Pidana
Politik

Pandji Pragiwaksono: Peradilan Adat Toraja Gantikan Sidang Pidana

Februari 17, 2026
Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran
Politik

Afriansyah Noor: Pertemuan Wamenaker dengan Jokowi Bahas Ijazah dan Prabowo-Gibran

Februari 17, 2026
Rapat DPR-Pemerintah: Polemik Penonaktifan PBI BPJS
Politik

Rapat DPR-Pemerintah: Polemik Penonaktifan PBI BPJS

Februari 17, 2026
Next Post
Jelang Imlek 2026: Emas Pegadaian Anjlok, Cek Rinciannya

Jelang Imlek 2026: Emas Pegadaian Anjlok, Cek Rinciannya

Kronologi Patricia Gouw: HP Tertinggal, Pesawat Delay

Kronologi Patricia Gouw: HP Tertinggal, Pesawat Delay

Jembatan Mahakam Dibatasi, Guru Balikpapan Tersangka: Isu Populer Kaltim

Jembatan Mahakam Dibatasi, Guru Balikpapan Tersangka: Isu Populer Kaltim

Discussion about this post

Follow Us

Recommended

Hujan di Padang-Pariaman: Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar 9 Februari

Hujan di Padang-Pariaman: Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar 9 Februari

3 minggu ago
10 Angkatan Laut Terkuat Dunia 2026: Indonesia Lampaui Jepang & Prancis

10 Angkatan Laut Terkuat Dunia 2026: Indonesia Lampaui Jepang & Prancis

1 bulan ago
Jadwal bioskop Purwodadi Grobogan Minggu, 4 Januari 2026: Film terbaru, jam tayang lengkap

Jadwal bioskop Purwodadi Grobogan Minggu, 4 Januari 2026: Film terbaru, jam tayang lengkap

2 bulan ago
Misa Tahun Baru: 1 Januari 2026

Misa Tahun Baru: 1 Januari 2026

2 bulan ago
No Result
View All Result

Highlights

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Gedung Satintelkam Polresta Barelang Masuk Pengawasan Kejari Batam

PLN Batam Hadirkan Program “Lentera Ramadan”, Tambah Daya Spesial Hanya Rp144.700

6,13 Miliar Mengalir, Gedung Intelkam Polresta Barelang Molor: Progres Baru 50 Persen

Ramalan Zodiak Aries & Taurus 9 Februari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Trending

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”
Berita

Ditertibkan PKL Liar Seputaran Hotel 01, Oknum Pengendali Lapak PKL Tak Berdaya”

by Admin
Maret 1, 2026
0

https://youtu.be/upE76Ggt5r4?si=r5MTGAISK6RUSbEz   Wajahbatamnews,- penertiban kawasan buffer zone kembali memanas. Di depan Hotel 01 Batam, Minggu sore 1...

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Dicatut Dalam Sidang Narkotika, Kuasa Hukum PT WIB: Jangan Bangun Opini Tanpa Fakta!”

Maret 1, 2026
Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Aparat Saling Bantah Atas Molornya Pembangunan Gedung intelkam Polresta Barelang

Februari 23, 2026
Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Pelantikan PRSNP di Kawasan Prostitusi, Disorot: Simbol Rehabilitasi atau Legitimasi?

Februari 21, 2026
Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Klarifikasi Polresta Barelang, terbitkan Pers Rilis

Februari 20, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kode Etik

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • CCTV WBN
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Ekbiz

Copyright © 2025 wajahbatamnews.co.id